Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga zakat, organisasi sosial, sekolah luar biasa, serta mitra lainnya dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Lebaran Yatim dan Disabilitas Tahun 2026.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat finalisasi yang digelar di Ruang VIP Amsal Yowei Kanwil Kemenag Papua, Jayapura, menjelang pelaksanaan kegiatan nasional yang akan berlangsung serentak pada 25 Juni 2026.
Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua, Rita Wahyuningsih, mengatakan kegiatan yang mengusung tema *”Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”* itu menjadi momentum memperluas kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas melalui kerja sama lintas sektor.
Menurut dia, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, Baznas, lembaga amil zakat, dunia usaha, BUMN, BUMD, media massa, hingga komunitas sosial.
“Kami ingin membangun gerakan bersama agar semakin banyak anak yatim dan penyandang disabilitas yang merasakan manfaat program ini. Semangatnya adalah kolaborasi dan kepedulian sosial,” kata Rita.
Ia menjelaskan, selain penyaluran santunan dan bantuan sosial, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan ruang kreativitas bagi anak-anak melalui penampilan seni, dialog interaktif, serta program edukasi yang mendukung pengembangan potensi mereka.
Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua Gatut Aryoko mengapresiasi dukungan seluruh mitra yang telah menyatakan kesiapannya berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, Lebaran Yatim dan Disabilitas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dan masyarakat dalam memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan dukungan lebih besar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi anak-anak yatim maupun penyandang disabilitas. Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi modal penting untuk memperluas manfaat program,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari SLB Negeri 1 Jayapura yang akan melibatkan peserta didik berkebutuhan khusus dalam sejumlah penampilan seni. Kepala SLB Negeri 1 Jayapura Kamino mengatakan pihaknya menyambut baik kesempatan tersebut karena dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan meningkatkan rasa percaya diri.
Sementara itu, Baznas Provinsi Papua bersama sejumlah lembaga amil zakat menyatakan kesiapan mendukung penyaluran bantuan dan memastikan distribusi bantuan dilakukan secara tepat sasaran.
Perwakilan Baznas Papua Nur Fitriyatari menekankan pentingnya sinkronisasi data penerima manfaat agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak anak yatim dan penyandang disabilitas.
Selain Baznas, dukungan juga datang dari Dompet Dhuafa Papua, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Rumah Zakat, LAZ As Salaam Jayapura, dan LAZISKU KB PII yang akan berkontribusi melalui bantuan sosial, layanan kesehatan gratis, serta program pembinaan bagi anak-anak penerima manfaat.
Kanwil Kemenag Papua berharap pelaksanaan Lebaran Yatim dan Disabilitas Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Papua melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat.(Rilis)









