Kemenag Papua Siap Kawal Program MBG Berbasis Data, Dashboard Pengawasan Diluncurkan di Jayapura

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com– Upaya memperkuat pengawasan dan memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tepat sasaran terus dilakukan Pemerintah Provinsi Papua. Salah satunya melalui peluncuran Dashboard Satuan Tugas (Satgas) MBG yang menjadi pusat pemantauan pelaksanaan program secara terintegrasi di seluruh wilayah Papua.

Peluncuran dashboard yang berlangsung di Ballroom Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua. Kehadiran Kemenag dinilai penting karena program MBG juga menjangkau ribuan peserta didik pada madrasah, pondok pesantren, sekolah keagamaan, dan lembaga pendidikan berbasis keagamaan lainnya.

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua, Kepala Bagian Tata Usaha, Gatut Aryoko, mengatakan sistem pengawasan berbasis digital akan membantu pemerintah melakukan pemantauan secara lebih cepat, akurat, dan terukur.

Menurutnya, keberadaan dashboard menjadi langkah maju dalam membangun tata kelola program yang transparan sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menangani berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan MBG.

“Program Makan Bergizi Gratis menyangkut masa depan generasi muda. Karena itu pengawasannya harus dilakukan secara serius dengan dukungan data yang akurat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” kata Gatut.

Baca Juga :  Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Menag Nasaruddin Umar: Sumber Inspirasi Rawat Persatuan Bangsa

Dashboard Satgas MBG dirancang untuk menyajikan berbagai informasi penting terkait pelaksanaan program, mulai dari jumlah penerima manfaat, cakupan sekolah, distribusi makanan, kondisi kesehatan dan gizi peserta didik, hingga pelaporan kendala yang terjadi di setiap daerah.

Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memantau perkembangan program secara real time sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan apabila ditemukan permasalahan yang membutuhkan penanganan segera.

Dalam sambutan Gubernur Papua yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Yohanes Walilo, ditegaskan bahwa Program MBG merupakan investasi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Papua.

Ia menyebut keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan, tetapi juga dari kualitas layanan, keamanan pangan, distribusi logistik, hingga dampaknya terhadap kesehatan dan kemampuan belajar anak-anak.

“Program ini membutuhkan keterlibatan semua pihak. Tidak ada satu institusi yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan penggunaan data yang akurat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan MBG di Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Yohanes Rony, menjelaskan bahwa dashboard yang dikembangkan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan data, melainkan instrumen yang dapat membantu pemerintah merumuskan kebijakan berbasis fakta.

Baca Juga :  Syukuran HAB ke-80 Kemenag Papua: Momentum Refleksi dan Peningkatan Kinerja 2026

Menurutnya, data yang tersaji harus mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi pelaksanaan program sehingga pemerintah dapat melakukan intervensi yang tepat dan cepat.

Di lingkungan Kementerian Agama, pemanfaatan dashboard tersebut juga diharapkan mempermudah koordinasi dengan madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan yang menjadi bagian dari sasaran program MBG.

Kepala Bidang Pendidikan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua, Yokbed Griapon, menilai sistem tersebut akan membantu memastikan pemerataan layanan gizi bagi seluruh peserta didik tanpa membedakan latar belakang pendidikan.

Sedangkan Ketua Tim Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Papua, Ningsih, menegaskan pihaknya siap mendukung program melalui penguatan pendataan, pelaporan, dan koordinasi dengan seluruh madrasah di Papua.

Dengan peluncuran Dashboard Satgas MBG ini, pengawasan program diharapkan menjadi lebih efektif, transparan, dan responsif. Kanwil Kemenag Papua pun menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap peserta didik memperoleh layanan gizi yang berkualitas sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi Papua yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.(Rilis)

Berita Terkait

Dari Kampung Yoka, Semangat Pangan Berdaulat Digaungkan Masyarakat Adat
Peringati Hari Tani Nasional, Warga Kayo Batu Perkuat Pangan Lokal dan Kebun Rakyat
Hari Tani Nasional, Bagaiserwar Gerakkan Masyarakat Perkuat Pangan Lokal
Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga
Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama
Keondofoloan Waena Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan
Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:51 WIB

Dari Kampung Yoka, Semangat Pangan Berdaulat Digaungkan Masyarakat Adat

Rabu, 23 September 2026 - 08:55 WIB

Peringati Hari Tani Nasional, Warga Kayo Batu Perkuat Pangan Lokal dan Kebun Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 17:53 WIB

Hari Tani Nasional, Bagaiserwar Gerakkan Masyarakat Perkuat Pangan Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 14:40 WIB

Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 11:29 WIB

Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya