Lokasabha VI PHDI Papua, Kemenag Tekankan Moderasi dan Peran Umat dalam Pembangunan

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Jayapura,– Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua menggelar Lokasabha VI di Wantilan Prajaloka Pura Agung Surya Bhuvana, Jayapura, Sabtu (30/8/2025). Agenda lima tahunan ini dibuka secara resmi oleh Pj. Gubernur Papua yang diwakili Staf Ahli Bidang Pengembangan Masyarakat, Adat, dan Budaya, Matias Benoni Mano.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, melalui Pembimas Hindu I Wayan Wira Adnyana, menegaskan bahwa Lokasabha menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk memperkuat peran dalam membangun Papua yang damai dan harmonis.

“Papua adalah tanah damai dan keberagaman. PHDI harus hadir sebagai mitra aktif pemerintah, terutama dalam membumikan moderasi beragama, pendidikan spiritual, dan penguatan karakter umat,” ujar Wayan saat membacakan sambutan Kakanwil.

Baca Juga :  Kemenag Raih WTP ke-9, Menag Ingatkan Program Harus Berdampak Nyata

Lokasabha kali ini mengusung tema: “Sinergi PHDI Bersama Pemerintah untuk Pembinaan Umat yang Sejahtera, Cerdas, dan Berkelanjutan dalam Mendukung Pembangunan Tanah Papua yang Damai.”

Ketua PHDI Papua, I Komang A. Wardana, menekankan perlunya kepemimpinan visioner dan inklusif yang mampu menjawab kebutuhan umat Hindu di Tanah Papua. Sementara itu, Sekretaris Umum PHDI Pusat, I Ketut Budiasa, mengingatkan agar forum ini menjadi ruang merumuskan program kerja yang memperkuat persatuan dan pelayanan umat.

Baca Juga :  Sem Kogoya ingatkan warga jaga keharmonisian dan Hindari Konflik Kekerasan di Papua

Ketua Panitia Lokasabha VI, I Made Sudayasa, melaporkan sebanyak 75 peserta hadir mewakili pengurus PHDI, lembaga Hindu, dan perwakilan kabupaten/kota se-Papua. Forum membahas evaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menetapkan pengurus baru periode 2025–2030.

Dalam sambutan tertulisnya, Pj. Gubernur Papua menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan PHDI dalam pembinaan umat, pemberdayaan sosial-ekonomi, serta pelestarian budaya Hindu Nusantara.

Pembukaan Lokasabha berlangsung khidmat dengan rangkaian lagu Indonesia Raya, tari pendet, pembacaan Wedawakya, serta doa penutup diiringi lagu Tanah Papua.

Berita Terkait

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan
BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua
Keluarga Dinard Kelnea Serukan Pengawalan Sidang Gugatan Wakil Bupati Nduga
Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga Digugat, PTUN Jayapura Jadwalkan Sidang Perdana 5 Agustus
Dewan Adat Desak Bucktar Tabuni Tinggalkan Lahan dan Seret Lot Pepuho ke Meja Adat

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:25 WIB

Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:51 WIB

BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya