Menag Nasaruddin imbuh masyarakat di momen Ramadan tebarkan hal positif

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan.com,Jakarta,- Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta seluruh elemen bangsa untuk dapat mewujudkan Ramadan yang menyenangkan dan menenangkan. Sebab Beberapa hari lagi, umat muslim di seluruh dunia akan memasuki bulan suci Ramadan, termasuk di Indonesia.

“Mari kita sambut Ramadan dengan hati lapang dan bahagia. Ramadan ini, adalah bulan mulia yang selalu dinantikan. Tugas kita bersama untuk menghidupkan hari-hari Ramadan ini. Kita sebarkan dan giatkan hal-hal positif, sehingga Ramadan kali ini menyenangkan dan menenangkan bagi seluruh bangsa,”ucap Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Ia juga mengungkapkan, Ramadan adalah bulan Istimewa. Banyak peristiwa-peristiwa penting terjadi di bulan Ramadan. “Bahkan, kemerdekaan negara kita pun terjadi saat Ramadan. Energi positif Ramadan ini, sudah kita rasakan sejak hari diproklamasikan kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

“Saya harap, vibrasi positif ini menyebar di Ramadan tahun ini. Seluruh umat beragama dapat membangun energi positif. Mari bersama ciptakan hal-hal positif, dan tetapkan momentumnya saat Ramadan kali ini,” imbuh Menag.

Senada dengan Menag Nasaruddin, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyebarkan berkah Ramadan. “Kami di Kemenag juga sudah menyiapkan berbagai program yang kami kemas dalam Ramadan Menyenangkan dan Menenangkan. Kami berharap, seluruh elemen masyarakat dapat turut serta dalam program-program yang kami buat,” tutur Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin.

Baca Juga :  Partai Gema Bangsa Konsolidasikan DPW dan DPD di Papua, Bidik Pemilu 2029

Sekjen Kamaruddin Amin menuturkan, ada empat subtema yang diusung dalam mewujudkan Ramadan menyenangkan dan menenangkan, yaitu: Ramadan Mengaji, Ramadan Peduli Lingkungan, Ramadan Berbagi, dan Ramadan Inklusi.

“Ramadan mengaji berisi program-program yang sifatnya penguatan kajian keislaman. Mulai dari Sidang Isbat Awal Ramadan, Pengiriman DAI ke wilayah 3T, Pesan Ramadan Menteri Agama, dan Tausiyah / Hikmah Ramadan. Kanwil dan Kankemenag Kabupaten/Kota juga kami dorong untuk membuat kajian Ramadan di masjid kantornya masing-masing,” kata Kamaruddin Amin.

“Kita juga bekerja sama dengan Majelis Hukama Muslimin untuk mengirim sejumlah dai dan qari dari Al-Azhar Al-Syarif untuk berbagi ilmu di sejumlah provinsi,” sambungnya.

Ramadan Peduli Lingkungan, lanjut Kamaruddin, berisi program-program yang menyelaraskan ibadah dengan menjaga kelestarian lingkungan. Misalnya, bersih-bersih rumah ibadah dan penanaman pohon. “Ramadan menjadi momentum untuk berlatih dan menerapkan kepedulian kita kepada lingkungan. Mulai dari rumah ibadah terdekat, mari kita pastikan kebersihan dan keasriannya,” pesan Sekjen.

Baca Juga :  Kemenag Proses 204.770 Visa Jemaah Haji Reguler, Lebihi Kuota Awal

Sementara, Ramadan Berbagi berisi program yang bertujuan meningkatkan kesalehan sosial bagi umat beragama. Misalnya, buka puasa bersama, serta penyaluran zakat, wakaf, dan sedekah. “Kemenag sudah memulainya bahkan sebelum Ramadan, dengan menyalurkan kurma hadiah Raja Salman untuk berbuka puasa,” papar Kamaruddin.

Ramadan Inklusi berupa sejumlah program yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kementerian Agama membagikan takjil yang digawangi oleh seluruh unit Eselon I, termasuk Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Pusat bimbingan dan pendidikan Khonghucu pada Setjen Kemenag juga akan ikut terlibat dalam berbagi takjil Ramadan.

“Di Kemenag sendiri, kami punya program bersama MHM untuk menggelar buka puasa bersama lintas agama. Ada juga Sema’an Al-Qur’an bersama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI),”tandasnya.**(Rilis Humas Kemenag)

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional
Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua
Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama
HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat
Kemenag Papua Ikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Pagu Minus TA 2025
Kemenag Papua Himpun Rp 150 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut
Jelang Purna Tugas, Kabid Pendis Papua Tekankan Harmoni dan Disiplin Laporan Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:43 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:34 WIB

Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:27 WIB

Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:03 WIB

Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:46 WIB

HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya