Moderasi Beragama di Papua, Penyuluh Agama Dilatih Produksi Konten Kreatif

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua mendorong penyuluh agama Islam untuk aktif memproduksi konten digital bertema moderasi beragama sebagai upaya menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengembangan Kampung Moderasi Beragama (KMB) Kota Jayapura yang dirangkai dengan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif bagi Penyuluh Agama Islam Tahun 2025.

Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan nilai toleransi di tingkat akar rumput sekaligus peningkatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Ani Matdoan, mengatakan bahwa Jayapura merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman iman, suku, dan budaya. Kondisi tersebut, menurut dia, membutuhkan pengelolaan literasi keagamaan yang inklusif dan moderat.

Baca Juga :  Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Kepala Kemenag Jayapura Hadiri Safari Ramadhan di Abepura

“Perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan untuk hidup rukun, bukan sebaliknya,” ujar Ani saat memberikan sambutan kepada para peserta pelatihan.

Ia menilai peran penyuluh agama semakin strategis karena masyarakat kini banyak mengakses konten keagamaan melalui platform digital. Oleh karena itu, penyuluh tidak cukup hanya menyampaikan pesan keagamaan melalui mimbar, tetapi juga harus hadir aktif di ruang digital.

Melalui pelatihan pembuatan konten kreatif, Kemenag Papua berharap penyuluh mampu menjadi produsen narasi moderasi beragama yang menyejukkan serta berkontribusi dalam membanjiri ruang siber dengan pesan damai dan toleran.

Baca Juga :  Ini Upaya BBPOM Jayapura Tingkatkan IRTP

Selain penguatan di ranah digital, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya Kampung Moderasi Beragama sebagai ruang praktik hidup bersama yang menjunjung nilai toleransi, musyawarah, dan keadilan sosial, selaras dengan kearifan lokal Papua.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 penyuluh agama Islam dari Kota Jayapura. Kemenag Papua berharap hasil kegiatan tersebut tidak berhenti pada forum pelatihan, tetapi dapat diwujudkan dalam gerakan nyata yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat dan penguatan kerukunan umat beragama di Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Kemdikdasmen Gandeng LKP Cia Cetak Tenaga Kecantikan Profesional untuk Kurangi Pengangguran di Papua
Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat
Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi
Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua
BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha
BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat
Nobar Pancasila di Skouw Sae, Ondoafi Serukan Dukungan bagi Program Pemerintah
SMP Negeri 9 Jayapura Terapkan Ujian Berbasis CBT untuk Latih Siswa Hadapi AKM

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:18 WIB

Kemdikdasmen Gandeng LKP Cia Cetak Tenaga Kecantikan Profesional untuk Kurangi Pengangguran di Papua

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:04 WIB

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:24 WIB

Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:10 WIB

BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya