Movie Day ACFFEST 2025 Sentuh Anak Muda Papua Lewat Film dan Tari

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepancom, Jayapura – Indonesia Art Movement (IAM) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Movie Day ACFFEST 2025 bertajuk Layar Tumbuh Papua di Esge Park, Kotaraja, Jayapura, Minggu, 13 Juli 2025. Acara ini menjadi pembuka rangkaian Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2025 yang digelar di delapan kota-kabupaten di Indonesia.

Sekitar 150 orang dari kalangan pelajar, mahasiswa, seniman muda, komunitas lokal, hingga keluarga di Kota Jayapura hadir dalam acara tersebut. Mereka menyaksikan pemutaran film bertema integritas, pertunjukan dance jalanan, dan diskusi publik seputar nilai-nilai antikorupsi.

“Antikorupsi tidak harus diajarkan lewat ketakutan. Kami memilih pendekatan budaya yang menyenangkan, dekat, dan relevan dengan realitas generasi muda Papua,” kata Presiden Indonesia Art Movement, Muhamad Ilham Mustain Murda dalam keterangannya.

Baca Juga :  ASN Kemenag Papua di Ajak ASN Bijak Gunakan Talenta

Salah satu film yang ditayangkan adalah “Jual Babi”, karya sutradara muda Theo Rumansara. Film ini mengangkat kisah anak-anak dari pelosok Papua yang menjual hewan babi, simbol kekayaan dalam budaya lokal  demi bisa melanjutkan pendidikan. Cerita tersebut menjadi pintu masuk membicarakan isu korupsi di sektor pendidikan.

“Dengan pendekatan cerita lokal, pesan antikorupsi bisa lebih mengena. Film ini bicara tentang nilai, bukan sekadar moral,” kata Theo.

Selain film, panggung juga diisi kompetisi adu tari satu lawan satu. Para penari jalanan muda dari berbagai komunitas tampil membawakan koreografi bertema kejujuran, keberanian, dan kritik sosial. Aksi mereka dipadukan dengan iringan musik dan syair rap sebagai bentuk ekspresi kebudayaan urban Papua.

Baca Juga :  Menanti Ketegasan dan Profesionalisme DKPP terhadap Kasus KPU dan Bawaslu Papua

“Gerakan itu bisa jadi pesan. Anak muda sekarang butuh ruang ekspresi, bukan hanya ruang dengar,” ujar Master Sri Maryati, aktivis pendidikan karakter yang turut hadir.

Program Layar Tumbuh Papua masih akan berlangsung di dua lokasi lainnya:

  • 19 Juli 2025 di KedIAMan Indonesia Art Movement, Entrop, Distrik Jayapura Selatan
  • 26 Juli 2025 di Ekowisata Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Distrik Sentani Kota

Menurut IAM, pemilihan lokasi didasarkan pada keterlibatan komunitas dan semangat kolaborasi lintas sektor, bukan hanya pertimbangan seremonial.

Dengan menggabungkan seni, film, dan narasi lokal, IAM dan KPK berupaya menawarkan pendekatan baru dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi  bukan melalui ceramah, tetapi melalui karya dan gerakan.

 

Berita Terkait

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar
Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah
Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura
Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman
Generasi Muda Papua Diajak Isi Momentum 1 Mei dengan Kegiatan Kreatif
Spiritualitas di Tengah Keberagaman: Kemenag Kota Jayapura Buka MTQ XXXI di Muara Tami

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04 WIB

SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:36 WIB

Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:34 WIB

Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya