Jayapura,Papuaterdepan.com- Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, menegaskan aksi kekerasan yang menewaskan warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, tidak mencerminkan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Papua yang menjunjung tinggi kehidupan, persaudaraan, dan perdamaian.
Dalam keterangannya di Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin, Richard menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang merenggut nyawa warga sipil tersebut.
Menurut dia, masyarakat Papua selama ini hidup dengan nilai-nilai kebersamaan sehingga tindakan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa hanya akan memperpanjang penderitaan masyarakat dan menghambat kemajuan daerah.
“Kami sangat prihatin dengan terjadinya penembakan terhadap warga sipil. Tindakan seperti ini tidak sesuai dengan nilai adat yang selama ini dijaga oleh masyarakat Papua,” katanya.
Richard menilai keamanan yang kondusif merupakan kebutuhan utama agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pembangunan secara normal.
Karena itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berbagai tindakan yang berpotensi memicu konflik dan perpecahan.
Ia juga mendukung langkah aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap kondusif serta mengusut tuntas setiap tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat.
“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan penyelesaian yang damai demi kepentingan masyarakat Papua secara luas,” ujarnya.
Richard menambahkan bahwa Papua membutuhkan suasana aman untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah-daerah pedalaman.
Oleh sebab itu, ia mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat persatuan serta menjaga kedamaian di Tanah Papua.
“Kedamaian adalah harapan kita bersama. Dengan situasi yang aman, masyarakat dapat hidup tenang dan pembangunan bisa berjalan untuk kesejahteraan generasi Papua ke depan,” katanya.
Ia berharap insiden kekerasan yang terjadi di Yahukimo tidak terulang kembali dan seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan demi terciptanya Papua yang damai dan sejahtera.(Naldo)









