Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com- Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, menegaskan aksi kekerasan yang menewaskan warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, tidak mencerminkan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Papua yang menjunjung tinggi kehidupan, persaudaraan, dan perdamaian.

Dalam keterangannya di Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin, Richard menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang merenggut nyawa warga sipil tersebut.

Menurut dia, masyarakat Papua selama ini hidup dengan nilai-nilai kebersamaan sehingga tindakan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa hanya akan memperpanjang penderitaan masyarakat dan menghambat kemajuan daerah.

“Kami sangat prihatin dengan terjadinya penembakan terhadap warga sipil. Tindakan seperti ini tidak sesuai dengan nilai adat yang selama ini dijaga oleh masyarakat Papua,” katanya.

Baca Juga :  Tak Kunjung Diumumkan, Pemuda Yalimek Tagih Janji Ketua DPRD Yahukimo

Richard menilai keamanan yang kondusif merupakan kebutuhan utama agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pembangunan secara normal.

Karena itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berbagai tindakan yang berpotensi memicu konflik dan perpecahan.

Ia juga mendukung langkah aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap kondusif serta mengusut tuntas setiap tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat.

“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan penyelesaian yang damai demi kepentingan masyarakat Papua secara luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Papua Kirim 32 Kafilah ke STQHN di Kendari

Richard menambahkan bahwa Papua membutuhkan suasana aman untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah-daerah pedalaman.

Oleh sebab itu, ia mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat persatuan serta menjaga kedamaian di Tanah Papua.

“Kedamaian adalah harapan kita bersama. Dengan situasi yang aman, masyarakat dapat hidup tenang dan pembangunan bisa berjalan untuk kesejahteraan generasi Papua ke depan,” katanya.

Ia berharap insiden kekerasan yang terjadi di Yahukimo tidak terulang kembali dan seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan demi terciptanya Papua yang damai dan sejahtera.(Naldo)

Berita Terkait

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya