Ondofolo Yoka Ingatkan Warga Jaga Tanah Adat, Jangan Terlibat Aksi KNPB 3 Agustus

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Menjelang rencana aksi demonstrasi yang akan digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada 3 Agustus 2026 di Kota Jayapura, Ondofolo Kampung Yoka, David Riki Mebri, mengeluarkan seruan kepada masyarakat agar tidak ikut terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebagai pemangku adat, David menegaskan bahwa menjaga kedamaian dan stabilitas wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Ia menilai masyarakat adat harus menjadi garda terdepan dalam menjaga tanah adat, persaudaraan, dan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kota Jayapura.

Menurutnya, Papua membutuhkan suasana yang aman untuk mendukung aktivitas pendidikan, perekonomian, pelayanan publik, dan pembangunan yang sedang berjalan. Karena itu, ia meminta warga tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca Juga :  Sekolah Hindu di Nabire Sambut AMAN Kemenag, Perlindungan Siswa Jadi Prioritas

“Tanah adat harus dijaga dengan cara-cara yang bermartabat dan damai. Jangan sampai kita terpecah karena provokasi yang dapat merugikan masyarakat sendiri,” kata David Riki Mebri di Jayapura, Rabu (29/7/2026).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemuda, mahasiswa, perempuan, tokoh agama hingga tokoh adat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, penyelesaian persoalan melalui komunikasi yang baik jauh lebih bermanfaat dibandingkan tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.

Baca Juga :  Pembayaran PPPK Paruh Waktu di Papua Masih Tunggu Kepastian Pusat

David juga meminta warga tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar Kota Jayapura tetap menjadi rumah yang aman bagi seluruh masyarakat.

“Jangan biarkan kedamaian yang selama ini kita jaga terganggu. Mari kita rawat persatuan, jaga kerukunan, dan ciptakan suasana yang kondusif demi masa depan Papua yang lebih baik,” ujarnya.

Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen masyarakat adat Kampung Yoka untuk mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Kota Jayapura menjelang pelaksanaan aksi yang direncanakan berlangsung pada awal Agustus mendatang.

Berita Terkait

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan
BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman
Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Rabu, 4 November 2026 - 13:17 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya