OPM Bumi Walo Enumbi tewas ditembak TNI di Puncak Jaya

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Puncak Jaya – Satgas gabungan TNI berhasil menembak mati salah satu tokoh OPM Nekison Enumbi alias Bumi Walo Enumbi, dalam sebuah operasi yang berlangsung di Distrik Ilamburawi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Operasi ini merupakan hasil dari kerja sama yang solid Satgas Gabungan TNI , setelah diperoleh informasi intelijen mengenai keberadaan target. Nekison, yang dikenal sebagai salah satu pimpinan OPM wilayah Yambi, selama ini menjadi buronan karena keterlibatannya dalam berbagai aksi teror bersenjata di wilayah Papua Tengah.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat Papua dari ancaman teror bersenjata. Operasi ini dilakukan secara terukur,” ujar Dansatgas Media Koops TNI Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, Sabtu 10/5/2025.

Dalam operasi tersebut, Bumi Walo tewas di tempat setelah sempat melakukan perlawanan. Dari lokasi kejadian, Satgas TNI mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan. Di antaranya ditemukan tiga butir munisi kaliber 9 mm, satu selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dua buah kapak, enam buah parang, serta dua unit alat komunikasi HT. Selain itu, turut diamankan tiga buah sarung pistol, dua unit handphone GSM, satu unit handphone Android, empat buah busur panah, dan 90 buah anak panah.

Baca Juga :  DPC GAMKI minta para pendukung paslon jaga kedamain di Puncak Jaya

Nekison Enumbi sebelumnya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Puncak Jaya dengan nomor DPO/S-34/01/IV/2024/RESKRIM tertanggal 25 April 2024. Ia tercatat terlibat dalam sejumlah aksi penembakan yang menyebabkan gugurnya aparat keamanan, termasuk insiden pada 21 Januari 2025 terhadap anggota Polsek Puncak Jaya dan penembakan terhadap seorang purnawirawan Polri pada 7 April 2025.

Tidak hanya menyerang aparat, Bumi Walo juga diketahui melakukan kekerasan terhadap warga sipil, seperti penembakan terhadap tukang ojek pada tahun 2024 yang menyebabkan korban meninggal dunia. Ia juga pernah menembaki kendaraan truk yang sedang melintas di jalur utama Distrik Tingginambut, yang menjadi penghubung vital antara Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Jayawijaya.

Baca Juga :  Disiplin ASN dan Kesiapan Audit Jadi Fokus Apel Pagi Kemenag Papua

OPM secara umum dikenal tidak hanya menargetkan aparat keamanan, tetapi juga aktif meneror masyarakat sipil. Serangkaian aksi brutal yang mereka lakukan meliputi pembakaran sekolah di Distrik Beoga, pembunuhan terhadap guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, serta pembantaian terhadap 11 warga sipil yang mendulang emas di aliran Sungai Silet, Kabupaten Yahukimo.

Selain melakukan kekerasan fisik, OPM juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hoaks dan propaganda. Mereka aktif menggunakan sejumlah akun seperti ORGANISASI PAPUA MERDEKA “OPM-TPNPB”, Tpnpb News, Paradise Broadcasting, Papua Merdeka Channel, dan Manuskrip Papua. Upaya ini dinilai berpotensi menciptakan opini publik negatif yang dapat mengganggu stabilitas dan memperlambat pembangunan di Papua Tengah.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. TNI bersama aparat lainnya akan terus hadir menjaga keamanan dan melindungi seluruh warga,”pungkasnya.**(Rilis)

Berita Terkait

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional
Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan
Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya