Peduli Kesehatan Mental Anak, Kemenag Keerom Dukung Penuh Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan pemenuhan hak-hak anak, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Keerom turut berpartisipasi aktif dalam hari kedua kegiatan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA). Acara strategis ini diselenggarakan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom sebagai langkah terukur untuk mewujudkan daerah yang ramah bagi tumbuh kembang generasi penerus.

Kegiatan evaluasi yang berlangsung di lingkungan pusat pemerintahan Kabupaten Keerom ini tidak hanya dihadiri oleh satu instansi, melainkan melibatkan lintas sektoral yang masif. Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga pendidikan, tokoh agama, pemerhati anak, dan pemangku kepentingan lainnya duduk bersama guna memperkuat sinergi dalam menghadirkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung bagi anak-anak di batas negeri.

Bukan Sekadar Tugas Pemerintah, Melainkan Gerakan Bersama

Dalam forum tersebut, perwakilan Kemenag Keerom menegaskan bahwa predikat Kabupaten Layak Anak tidak boleh hanya dipandang sebagai target administratif semata. Upaya ini memerlukan dukungan komprehensif dan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Mewujudkan Kabupaten Layak Anak ini bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah semata. Ini harus menjadi gerakan bersama, sebuah kolaborasi seluruh lapisan masyarakat untuk menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi setiap anak di Keerom,” tegas perwakilan Kemenag Keerom dalam pemaparannya.

Baca Juga :  Puluhan Siswa dan Mahasiswa Katolik di Papua Jadi Sampel Survei Indeks Keberagamaan

Menurut Kemenag, anak-anak adalah aset terbesar bangsa sekaligus generasi penerus yang akan memegang tongkat estafet masa depan daerah. Oleh karena itu, jaminan atas pemenuhan hak dasar dalam aspek pendidikan, kesehatan, perlindungan hukum, dan pembinaan karakter menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Keseimbangan Prestasi Akademik dan Kesehatan Mental

Lebih lanjut, Kemenag Keerom menyoroti paradigma pendidikan anak yang sering kali terjebak pada angka dan deretan piala. Pembangunan kualitas anak sejatinya tidak hanya diukur dari prestasi akademik di bangku sekolah, tetapi juga sangat bergantung pada kondisi kesehatan mental, kematangan spiritual, dan ekosistem sosial yang mendukung keseharian mereka.

“Jangan hanya menuntut dan mengejar agar anak menjadi hebat secara intelektual, tetapi jadikanlah mereka anak yang sehat secara lahir dan batin, memiliki akhlak yang mulia, serta merasa dirinya berharga dan dicintai oleh lingkungannya,” pesannya dengan penuh makna.

Baca Juga :  Pererat Sinergitas dan Jaga Kerukunan, Kepala Kemenag Kota Jayapura Hadiri Halalbihalal Pemkot

Peran Krusial Keluarga dan Pendidikan Agama

Dalam perspektif Kemenag, pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan menempati posisi sentral dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing global namun tetap berpijak pada norma agama. Keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak, didukung oleh sekolah dan lingkungan masyarakat, adalah pilar utama dalam membangun fondasi kepercayaan diri anak.

“Anak yang berkualitas bukan sekadar mereka yang pintar di sekolah, tetapi mereka yang hatinya tenang, jiwanya kuat, dan berada di tengah lingkungan yang mendukung penuh potensi mereka,” tambahnya.

Melalui momentum Evaluasi Kabupaten Layak Anak ini, Pemkab Keerom bersama seluruh stakeholder, termasuk Kemenag, diharapkan dapat terus menajamkan program-program perlindungan anak.

Sebagai penutup, Kemenag Keerom kembali menegaskan komitmen lembaganya untuk terus hadir mendampingi masyarakat. Pihaknya siap mengoptimalkan dukungan melalui program pembinaan mental, penyuluhan spiritual, penguatan pendidikan keagamaan di madrasah dan pondok pesantren, serta menyosialisasikan pentingnya ketahanan keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak.(Rilis)

Berita Terkait

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Jayapura Ajak ASN Pisahkan Urusan Pribadi dan Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIB

Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya