Pendeta MPA Mauri Serukan Persaudaraan dan Tolak Aksi yang Ganggu Kamtibmas

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com— Tokoh agama di Kota Jayapura, Pendeta MPA Mauri, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat persaudaraan dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman Papua. Ia menegaskan, perbedaan suku, agama, ras, dan golongan seharusnya menjadi kekuatan pemersatu, bukan alasan untuk terpecah belah.

“Mari kita tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar, terutama yang disebarkan di media sosial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Pendeta Mauri di Jayapura, Jumat (7/11/2025).

Ia menolak keras segala bentuk provokasi maupun ajakan destruktif, termasuk seruan untuk mengikuti aksi demonstrasi yang tidak memiliki tujuan jelas dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Baca Juga :  Menyulam Mimpi Bersama di Seduhan Communitea: Forum Komunitas Jayapura 

Pendeta Mauri menilai, dalam situasi sosial yang dinamis seperti saat ini, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar, terutama di media digital. Menurutnya, menjaga kedamaian bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga.

“Kami berharap umat Kristen dan masyarakat luas dapat menjadi teladan dalam menebarkan kasih, kedamaian, dan persaudaraan sejati,” katanya.

Baca Juga :  Kemenag Papua minta ASN percepat program 2026 dan disiplin pelaporan

Lebih lanjut, Pendeta Mauri menegaskan bahwa pihak gereja akan terus berperan aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di Papua.

“Kami berkomitmen untuk turut menjaga agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” tegasnya.

Ia berharap ajakan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Jayapura untuk terus menumbuhkan rasa saling menghormati dan memperkuat nilai-nilai toleransi demi terciptanya kehidupan yang aman, tertib, dan penuh kasih di Tanah Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:16 WIB

100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya