Perkuat Kerukunan, Kemenag Papua Sosialisasi Early Warning System untuk Tokoh Lintas Agama di Jayawijaya

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena,Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Tim Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) serta Kerukunan Umat Beragama (KUB) menggelar Sosialisasi Early Warning System (EWS) bagi tokoh lintas agama di Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Silimo Siloam Wamena, pada Kamis (18/09/2025).

Sosialisasi EWS ini merupakan upaya strategis Kemenag dalam memperkuat kerukunan umat beragama dan mencegah potensi konflik sosial berbasis keagamaan, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang SDM Papua Pegunungan, Aron Wanimbo, dalam sambutannya mengapresiasi prakarsa Kemenag ini. Ia menekankan bahwa keberagaman suku, bahasa, dan agama di Papua Pegunungan harus terus dirawat sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Hadirnya EWS sangat penting, karena menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi gangguan kerukunan sekaligus membangun komunikasi sehat antarumat beragama. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Ajak Ribuan Jemaah Umrah Doakan Kemajuan Indonesia dan Perjuangan Palestina

Sementara itu, Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Papua, Klemens Taran, menegaskan bahwa EWS merupakan instrumen penting dalam membangun kewaspadaan sosial di tengah kompleksitas dinamika masyarakat.

“EWS tidak hanya terkait bencana alam, tetapi juga aspek sosial-keagamaan seperti potensi gesekan antarumat beragama, penyebaran paham ekstrem, hingga melemahnya nilai toleransi. Deteksi dini adalah kunci, dan keberhasilan EWS sangat ditentukan oleh peran tokoh agama yang memiliki kedekatan emosional dengan umat,” jelas Klemens Taran.

Menurutnya, sosialisasi ini menjadi momentum memperkuat jejaring lintas agama serta menyamakan persepsi tentang pentingnya kesiapsiagaan dalam menjaga kerukunan. Ia berharap EWS menjadi budaya bersama.

“Dengan deteksi dini, respon cepat, dan tindakan tepat, kerukunan dapat terjaga, moderasi beragama semakin kuat, dan masyarakat hidup dalam damai,” tambahnya.

Baca Juga :  26 Tahun Mengabdi, Gabriel Rettobyaan Tinggalkan Jabatan Kakankemenag Mimika

Sebelumnya, Ketua Tim Ortala dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag Papua, Elisabeth Maru Todingbunga, menyampaikan bahwa EWS merupakan program strategis Kemenag dalam penguatan kerukunan dan pencegahan konflik sosial bernuansa keagamaan.

Kegiatan ini melibatkan 25 tokoh lintas agama yang mewakili Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu. Dasar pelaksanaannya merujuk pada sejumlah regulasi, termasuk UU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial dan Perpres Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.

Elisabeth menegaskan, tujuan utama sosialisasi adalah meningkatkan peran aktif tokoh agama dalam menjaga kerukunan, membangun jejaring komunikasi lintas iman, serta memanfaatkan EWS secara efektif untuk mencegah potensi konflik sejak dini.(Rilis)

Berita Terkait

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya