JAYAPURA, Papuaterdepan.com — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua bersama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Stasiun Papua menjajaki kerja sama strategis untuk memperkuat publikasi program keagamaan dan moderasi beragama di Tanah Papua.
Kepala LPP TVRI Papua, Erwin Hendarwin di Jayapura, Selasa (27/1), mengatakan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi lintas lembaga negara.
Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, kata Erwin, TVRI memiliki mandat undang-undang untuk memberikan layanan informasi, hiburan sehat, serta mengangkat konten lokal guna memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“TVRI tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu kami perlu membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Agama. Kami memiliki sejumlah program siaran keagamaan yang membutuhkan dukungan substansi dan edukasi dari Kemenag,” ujar Erwin usai melakukan pertemuan di ruang kerja Kepala Kanwil Kemenag Papua.
Erwin menegaskan, TVRI berkomitmen untuk mengakomodasi seluruh agama yang diakui di Indonesia—Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu—sebagai cerminan kemajemukan bangsa. Rencananya, kolaborasi ini akan diikat secara formal melalui Nota Kesepahaman (MoU).
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, menyambut baik langkah TVRI yang selama ini dinilai konsisten mendukung kegiatan Kementerian Agama di daerah.
“Kerja sama Kemenag dan TVRI sebenarnya sudah lama terjalin. Namun hal ini perlu dipatenkan agar ada panduan yang jelas dalam pelaksanaan program bersama ke depannya,” kata Klemens.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas persiapan publikasi hari-hari besar keagamaan, terutama menjelang momentum keagamaan umat Islam pada bulan Februari mendatang.
Klemens menekankan pentingnya kurasi konten dalam siaran tersebut. Kemenag Papua akan mendorong agar materi, tema, dan narasumber disiapkan secara selektif. Hal ini bertujuan agar tayangan yang disiarkan benar-benar memberikan pencerahan, memperkuat keimanan, dan relevan dengan situasi kekinian di masyarakat.
Ke depan, pembahasan teknis mengenai kemasan program, teknis publikasi, serta draf penyusunan MoU akan dikoordinasikan lebih lanjut melalui Tim Umum dan Humas Kanwil Kemenag Papua.
“Harapannya, kolaborasi ini mengikat Kemenag dan TVRI sebagai dua institusi vertikal negara yang bekerja bersama menyuarakan nilai-nilai keagamaan untuk seluruh umat,” ucap Klemens.(Rilis)









