Tokoh Masyarakat sebut pengeloaan tambang nikel buka lapangan kerja di Papua Barat

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Jayapura-Tokoh Masyarakat Papua, Roliyanus Tapatkeding, menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap rencana pengelolaan tambang nikel secara berkelanjutan di Tanah Papua, khususnya di wilayah Papua Barat.

Ia menilai bahwa pemanfaatan sumber daya alam yang dilakukan secara bijaksana dan bertanggung jawab dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Saya, atas nama masyarakat di Tanah Papua memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Pusat atas masuknya infrastruktur tambang nikel ke Papua Barat. Ini sangat membantu perbaikan jalan, jembatan yang rusak, dan juga menyentuh persoalan sosial seperti anak-anak terlantar yang jumlahnya cukup banyak, khususnya di Raja Ampat,” ujar Roliyanus di Jayapura, Senin (21/7/2025).

Baca Juga :  Pilkada yang Aman dan Damai sebagai Momentum Membangun Papua

Menurutnya, kehadiran industri tambang nikel yang dikelola dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan budaya masyarakat lokal dapat menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pelibatan masyarakat adat dalam setiap tahapan aktivitas pertambangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

“Pengelolaan tambang yang baik akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dan membantu menekan angka pengangguran. Ini tentu berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan daerah,” katanya.

Roliyanus juga berharap agar proyek pertambangan nikel di Papua Barat bisa segera direalisasikan, sehingga masyarakat setempat, terutama generasi muda, dapat langsung merasakan manfaatnya melalui kesempatan kerja yang lebih luas.

“Dengan hadirnya tambang nikel ini, kami sangat berharap anak-anak kami bisa bekerja dan memperoleh penghasilan yang layak. Ini adalah bentuk pembangunan yang nyata jika betul-betul dijalankan dengan niat baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Kemenag Papua Lantik 170 PPPK Tahap II dan Kukuhkan Pengurus Korpri 2025–2030

Ia menegaskan bahwa sebagai pemimpin adat, pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah strategis pemerintah selama tetap memperhatikan dan menghargai hak-hak masyarakat adat.

“Maka dari itu, saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh Pemerintah Pusat atas masuknya tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat. Terima kasih telah memberi perhatian pada pembangunan di Tanah Papua,” tutup Roliyanus.

Dukungan dari tokoh adat seperti Roliyanus Tapatkeding mencerminkan kesiapan masyarakat Papua untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional, selama partisipasi mereka dihargai dan aspirasi mereka diakomodasi dalam setiap proses pengambilan keputusan, khususnya di sektor pertambangan (*)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya