Jayapura,Papuaterdepan.com – Penyuluh Agama Islam Kota Jayapura, Ustaz Suratno, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua untuk menjadikan setiap pekerjaan yang dilakukan sebagai amal saleh yang bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan dalam pengajian rutin ASN yang digelar di Musala Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Papua, Senin,(22/6) dengan tema *”Hikmah dan Keuntungan Menjadi Seorang Muslim”*.
Menurut Ustaz Suratno, setiap manusia menginginkan kehidupan yang sukses dan menguntungkan. Namun dalam Islam, ukuran keberhasilan tidak hanya dilihat dari pencapaian duniawi, melainkan dari seberapa besar manfaat dan keberkahan yang dihasilkan dalam kehidupan.
“Keuntungan seorang muslim bukan hanya soal harta atau jabatan, tetapi bagaimana hidup yang dijalani mendapat ridha Allah dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa langkah pertama untuk meraih keberuntungan tersebut adalah meluruskan niat dalam bekerja. ASN, kata dia, perlu memandang pekerjaan sebagai bagian dari pengabdian dan ibadah sehingga setiap tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Dengan niat yang benar, seseorang akan terdorong untuk bekerja secara profesional, menjaga kejujuran, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga reputasi dan nama baik, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari lembaga pemerintah.
Menurut dia, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan membentuk citra institusi sehingga setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan pelayanan yang ramah, cepat, dan berkualitas.
“Nama baik tidak dibangun dalam satu hari. Ia lahir dari kebiasaan melakukan hal-hal yang benar dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam tausiahnya, Ustaz Suratno juga menekankan pentingnya memperkuat persaudaraan dan menjaga silaturahmi di lingkungan kerja. Ia menilai hubungan yang harmonis antarsesama pegawai akan menciptakan suasana kerja yang sehat dan produktif.
Selain hubungan sosial yang baik, peningkatan ilmu pengetahuan juga menjadi salah satu indikator keberuntungan seorang muslim. Karena itu, ASN didorong untuk terus belajar dan memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri.
“Jangan pernah berhenti belajar. Orang yang terus menambah ilmu akan lebih siap menghadapi perubahan dan mampu memberikan solusi yang lebih baik dalam pekerjaannya,” katanya.
Pada akhir pengajian, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kebermanfaatan sebagai orientasi utama dalam kehidupan. Menurutnya, manusia terbaik adalah mereka yang kehadirannya membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.
Melalui pengajian rutin tersebut, Kanwil Kemenag Papua berharap nilai-nilai spiritual yang disampaikan dapat memperkuat karakter ASN sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Papua Muzakir Asso bersama pejabat fungsional dan pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Papua.(Rilis)









