Wakaf Produktif Inovatif: Pesantren Al-Munawwaroh Merauke Kembangkan Greenhouse Hidroponik untuk Kemandirian Ekonomi

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERAUKE, Papuaterdepan.com – Pondok Pesantren Al-Munawwaroh di Merauke, Papua, menjadi sorotan setelah menginisiasi pengembangan greenhouse hidroponik berbasis wakaf produktif. Inovasi ini didukung penuh oleh Bank Indonesia (BI) sebagai upaya menekan inflasi daerah sekaligus mendorong kemandirian pesantren.

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Rita Wahyuningsih, yang juga Sekretaris Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Papua, mengunjungi langsung lokasi pesantren tersebut, Jumat (12/09/2025).

Hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Merauke Herman Wona, serta pengurus BWI dan Tim Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua.

Unit Usaha Mandiri Pesantren

Ustaz Khoiri, Sekretaris Yayasan dan Pondok Pesantren Al-Munawwaroh, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya untuk kebutuhan internal, tetapi juga dipasarkan secara luas.

“Panen sayuran hidroponik kami tidak hanya untuk konsumsi pesantren, tetapi juga dipasarkan kepada masyarakat luar. Pembelinya ada pedagang sayur, orang tua santri, hingga masyarakat sekitar dengan sistem pembelian langsung maupun Cash on Delivery (COD),” terang Ustaz Khoiri.

Baca Juga :  Ibadah Oikumene Kanwil Kemenag Papua Ajak ASN Berserah dan Andalkan Tuhan

Surplus hasil panen ini berperan penting dalam membantu mencukupi kebutuhan pangan harian pesantren, serta menjadi bagian dari unit usaha pesantren yang berkelanjutan. Pesantren ini sendiri tergabung dalam Hebitren (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren) yang fokus pada penguatan ekonomi keumatan.

Wakaf untuk Penguatan Ekonomi

Rita Wahyuningsih mengapresiasi inisiatif ini dan menekankan pentingnya peran BWI dan program satuwakaf.id dalam mendukung keberlanjutan wakaf produktif.

“Kami melihat, selain kemandirian pondok pesantren, program ini nantinya juga dapat menjadi ikon atau contoh. Menjadi tugas kita bersama, termasuk BWI, untuk menjaga keberlangsungan ini sepanjang masa,” ujar Rita di sela-sela kunjungannya.

Baca Juga :  Kemenag Papua Dukung Pengembangan Kota Wakaf untuk Perkuat Ekonomi Umat

Menurut dokumen yang disusun Yayasan, program ini menjadi sinergi strategis antara Al-Munawwaroh, Rumah Wakaf, dan Bank Indonesia. Tujuannya adalah mewujudkan wakaf yang tidak hanya berfokus pada pembangunan masjid dan makam, tetapi juga pada penguatan ekonomi umat secara berkelanjutan dan berdampak.

Model pengelolaan hasil usaha dari greenhouse hidroponik ini juga diatur secara jelas:

50% dialokasikan untuk pemberdayaan mustahik dan operasional.

30% untuk reinvestasi dan pengembangan greenhouse.

20% untuk kegiatan sosial dan pendidikan (beasiswa, pelatihan, dsb.).

Dengan dukungan wakaf tunai masyarakat, program sosial BI, dan dana pengembangan hasil usaha, greenhouse yang berdiri di lahan kurang lebih 200 meter persegi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menciptakan ekosistem wakaf produktif yang mandiri.(Rilis)

Berita Terkait

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional
Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Senin, 20 Juli 2026 - 06:44 WIB

Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya