Kakanwil Kemenag Papua Serahkan Sertifikat Halal & Beasiswa, Tegaskan ASN Netral

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,Jayapura,– Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, memimpin apel pagi di lingkungan Kanwil Kemenag Papua, Senin (25/8/2025). Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan sertifikat halal bagi produk Kantin Berkat Amal serta beasiswa tahap II dari BAZNAS Papua kepada 21 pelajar dari jenjang SD hingga SMA/SMK/MA.

“Penyerahan beasiswa ini menunjukkan kolaborasi strategis antara Kementerian Agama dan BAZNAS dalam membangun sumber daya manusia, khususnya generasi muda Papua,” ujar Klemens.

Selain menyalurkan bantuan, Klemens juga mengapresiasi netralitas aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Papua selama proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) hingga penetapan hasil. Ia mengingatkan ASN untuk tetap profesional hingga Papua memiliki gubernur definitif.

Baca Juga :  Kemenag Jayapura dan GBAP Sepakat Perkuat Peran Gereja dalam Pelayanan Sosial

“Secara umum kita semua netral dalam mengawal proses PSU. Mari terus berdoa agar tahapan berikutnya berjalan lancar,” katanya.

Klemens turut menyinggung agenda nasional Moderasi Beragama (MUB) dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) pada September mendatang yang akan menjadi bagian dari penguatan zona integritas di wilayah timur, terpusat di Makassar.

Ia juga menekankan pentingnya penataan data kepegawaian, terutama untuk P3K dan CPNS, serta pengelolaan anggaran tambahan (ABT) agar tidak menimbulkan persoalan di daerah. “Semua data by name by address harus benar-benar rapi agar tidak ada tenaga kita yang tercecer,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua Klasis Port Numbay Dorong Penguatan Kemandirian Gereja dan Kepedulian Sosial di Tahun 2026

Dalam arahannya, Klemens mengingatkan efisiensi kerja, disiplin, hingga keamanan kantor. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama, jangan sepelekan. Pagi dan sore adalah jam rawan. Mari kita waspada,” pesannya.

Apel pagi ditutup dengan ajakan menjaga konsistensi ibadah. “Ibadah adalah bagian penting dari integritas kita. Mari jaga kebersamaan ini,” pungkas Klemens.(Rilis)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya