Tokoh Papua Tegas: Tolak Demo Anarkis, Jaga Papua Tetap Damai

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,(Papuaterdepan)– Gelombang seruan menolak aksi anarkis datang dari berbagai tokoh Papua. Mereka menegaskan, aspirasi boleh disampaikan, tetapi jangan sampai merusak kedamaian dan merugikan masyarakat.

Ketua Umum Badan Koordinasi Majelis Muslim Papua, Abdul Rashid Fimbai, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan. “Manokwari adalah rumah bersama. Semua orang bersaudara dan berhak hidup damai,” ujar Abdul dalam siaran pers tertulis di Jayapura, Senin 8 September 2025

Baca Juga :  PT Bintang Mas Jayapura Rayakan Imlek 2026 Penuh Kebersamaan

Ketua LMA Fakfak, Valentinus Kabes, menambahkan, “Jangan terjebak provokasi. Aspirasi sampaikan dengan cara damai. Kita bangsa yang berbudaya dan beretika.”

Anggota Pokja Polhukam BP3OKP Papua Barat, Ismail Sireffa, menekankan stabilitas keamanan sebagai syarat pembangunan. Dari Teluk Bintuni, Fauzan Fimbay juga mengingatkan agar warga tidak terpancing isu nasional yang bisa memecah belah.

Baca Juga :  Irjen Fakhiri: Siap Maju Pilkada Papua

Tokoh adat pun seirama. Kepala Suku Biak, Erens Wakum, dan Kepala Suku Moile Pegunungan Arfak kompak meminta masyarakat menjaga nama baik daerah dengan menolak aksi anarkis.

Seruan ini memperlihatkan satu suara: Papua butuh harmoni, bukan kerusuhan. Kedamaian adalah kunci menuju kesejahteraan.(Rilis)

Berita Terkait

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya