Papua Butuh Damai untuk Maju, Tokoh: Jangan Terprovokasi Anarkis

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua,Papuaterdepan.com – Kedamaian adalah syarat mutlak bagi kemajuan Papua. Segala bentuk provokasi yang memicu kerusuhan atau aksi anarkis hanya akan merugikan masyarakat sendiri, merusak stabilitas, serta menghambat pembangunan.

Tokoh Papua, Charles Kossay, mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat harus dijalankan dengan tanggung jawab.

“Demonstrasi memang hak warga negara, tetapi kalau berubah menjadi anarkis, itu bukan lagi perjuangan, melainkan perusakan,” tegas Charles dalam siaran pers tertulis di Jayapura, Jumat 12 September 2025

Ia menilai, demokrasi sejati harus diwujudkan melalui dialog dan cara damai.

Pesan serupa datang dari Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, yang menekankan pentingnya menjaga persaudaraan. “Papua adalah rumah bersama. Tanpa persatuan, pembangunan tidak akan pernah berhasil,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut Natal, Ondofolo Yoka Beri Dukungan bagi Anak-anak Panti Balim Yalimo

Menurutnya, harmoni sosial merupakan fondasi utama bagi Papua untuk tetap menjadi tanah yang diberkati.

Tokoh agama juga bersuara. Abdul Rashid Fimbai dari Badan Koordinasi Majelis Muslim Papua Barat menyerukan agar Manokwari dijadikan rumah damai bagi semua golongan. Ketua LMA Fakfak, Valentinus Kabes, menambahkan, “Aspirasi boleh disampaikan, tetapi harus dengan cara damai, bukan anarkis.”

Dari kalangan adat, Erens Wakum menegaskan tanggung jawab moral kepala suku dalam menjaga keamanan masyarakat. Sementara Kepala Suku Moile Pegunungan Arfak mengingatkan bahwa anarkisme hanya merusak nama baik daerah.

Baca Juga :  Arius Watipo ajak masyarakat Sukseskan Pilkada di Keerom

Generasi muda Papua juga didorong untuk melek literasi digital. Dengan kemampuan memilah informasi, mereka dapat menangkal isu provokatif yang beredar di media sosial dan menjadi agen perdamaian.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus memperkuat stabilitas dengan pendekatan persuasif dan humanis. Sinergi ini menunjukkan bahwa Papua yang damai bukan hanya retorika, melainkan kerja nyata semua pihak.

Pesan yang digarisbawahi para tokoh jelas: Papua harus tetap aman, damai, dan rukun. Karena hanya dengan persatuan, rakyat Papua bisa menatap masa depan yang sejahtera.(Rilis)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura
Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun
BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045
Efisiensi Anggaran Bukan Penghalang, Pembimas Buddha Papua Tekan Disiplin dan Kualitas Layanan
Gebrakan Baru! Menag Nasaruddin Umar Berlakukan WFH Tiap Jumat Mulai 10 April
Kanwil Kemenag Papua Perkuat Komitmen Rencana Aksi 2026 dalam Pencegahan Pornografi
Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS
Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura

Kamis, 16 April 2026 - 08:09 WIB

Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun

Selasa, 14 April 2026 - 07:45 WIB

BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 13 April 2026 - 13:07 WIB

Efisiensi Anggaran Bukan Penghalang, Pembimas Buddha Papua Tekan Disiplin dan Kualitas Layanan

Jumat, 10 April 2026 - 12:44 WIB

Gebrakan Baru! Menag Nasaruddin Umar Berlakukan WFH Tiap Jumat Mulai 10 April

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya