Lahan Pemakaman Muslim di Jayapura Menipis, BWI dan Kemenag Cari Solusi

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani,Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Papua dan BWI Kabupaten Jayapura berkomitmen memperkuat pengelolaan wakaf tanah makam untuk kebutuhan umat muslim di Kabupaten Jayapura.

Komitmen itu disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Senin (8/9/2025), yang turut melibatkan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua, Rita Wahyuningsih, mewakili Kakanwil menyebut penyediaan lahan makam tidak hanya sebatas kebutuhan fisik, tetapi juga bagian dari penguatan ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga :  Sinergitas BPJPH dan DWP Kemenag berikan edukasi Halal bagi UMKM Papua

“Kehadiran kita di sini menunjukkan komitmen besar terhadap penguatan ukhuwah, peningkatan kualitas umat, serta kontribusi nyata dalam membangun kehidupan beragama yang rukun di Bumi Cenderawasih,” ujarnya.

Ketua BWI Papua, Idrus Al Hamid, menekankan pentingnya tata kelola wakaf yang transparan dan sesuai regulasi. Ia juga mendorong pengembangan wakaf produktif agar manfaatnya lebih luas bagi umat.

Sementara itu, Ketua BWI Kabupaten Jayapura, Tri Mulyadi, memaparkan lahan pemakaman muslim di wilayahnya semakin padat. Ia menyebut inisiatif pengadaan tanah makam telah dilakukan beberapa tahun terakhir, meski masih terdapat kekurangan.

Baca Juga :  Upacara HUT RI di IKN, Menag Doakan Nusantara Baru Indonesia Maju dapat Terwujud

“Lahan makam yang ada sudah tidak mencukupi. Karena itu, kami berupaya menggandeng BWI Provinsi dan Kanwil Kemenag Papua agar pengadaan tanah makam segera tuntas,” katanya.

Tri juga menambahkan pihaknya merencanakan pembangunan musala dan tempat istighosah di area makam, serta mengajak umat memperkuat kesadaran berwakaf demi kepentingan bersama.

Berita Terkait

Pemkot Jayapura Dorong OPD Hadirkan Inovasi untuk Percepat Pembangunan Daerah
Kemendagri Berikan Penghargaan kepada Daerah Berprestasi dalam Pengendalian Inflasi dan Kemiskinan
Kloter UPG-27 Asal Papua Tiba di Makassar Sebanyak 391 Jemaah
Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP
Beras SPHP Dijual hingga Rp20 Ribu per Kg, Empat Pejabat Bulog Wamena Tersangka Korupsi
SPMB SMA Negeri 2 Jayapura Diserbu Pendaftar, Kuota Tersedia 432 Siswa
Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis
Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pemkot Jayapura Dorong OPD Hadirkan Inovasi untuk Percepat Pembangunan Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:38 WIB

Kemendagri Berikan Penghargaan kepada Daerah Berprestasi dalam Pengendalian Inflasi dan Kemiskinan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:17 WIB

Kloter UPG-27 Asal Papua Tiba di Makassar Sebanyak 391 Jemaah

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:36 WIB

Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:40 WIB

Beras SPHP Dijual hingga Rp20 Ribu per Kg, Empat Pejabat Bulog Wamena Tersangka Korupsi

Berita Terbaru

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Papua, H. Musa Narwawan

Pemerintahan

Kloter UPG-27 Asal Papua Tiba di Makassar Sebanyak 391 Jemaah

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:17 WIB

Nasional

Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:36 WIB

Jangan Copy Ya