13 ASN Kemenag Papua Dilantik, Klemens Taran Minta Tingkatkan Profesionalisme

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN). Pesan tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 13 pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Kanwil Kemenag Papua, Kamis (18/6/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Aula Sasana Krida Bhakti Kanwil Kemenag Papua itu menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi sekaligus penyiapan sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung pelayanan keagamaan dan pembangunan birokrasi di Tanah Papua.

Sebanyak 13 ASN yang dilantik terdiri atas empat pejabat pengawas dan sembilan pejabat fungsional yang mencakup jabatan penghulu, penyuluh agama, dan guru. Prosesi pelantikan dilakukan secara luring dan daring serta dihadiri jajaran pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Papua.

Dalam arahannya, Klemens menegaskan bahwa setiap jabatan yang dipercayakan negara harus dimaknai sebagai amanah pelayanan, bukan sekadar posisi struktural atau jenjang karier.

“Jabatan adalah tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada institusi, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan. Karena itu, integritas dan dedikasi harus menjadi fondasi utama dalam bekerja,” ujarnya.

Menurut Klemens, pejabat pengawas memiliki peran penting sebagai motor penggerak organisasi di tingkat kabupaten dan kota. Mereka dituntut mampu memperkuat koordinasi, memastikan program berjalan sesuai target, serta menjadi mitra strategis pimpinan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Kinerja, Kemenag Kota Jayapura Perketat Pengawasan WFH dan Target Kerja

Di sisi lain, para penghulu, penyuluh agama, dan guru juga memegang peran vital sebagai wajah Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Keberadaan penyuluh agama, penghulu, dan guru sangat menentukan citra Kementerian Agama. Mereka adalah ujung tombak pelayanan dan pembinaan yang langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Klemens menjelaskan, mutasi dan pelantikan yang dilakukan merupakan bagian dari strategi pengembangan karier ASN sekaligus persiapan menghadapi kebutuhan organisasi yang terus berkembang, termasuk dalam mendukung penguatan kelembagaan di wilayah Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua.

Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas pengalaman, serta membangun kemampuan kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan.

“Orientasi kita bukan hanya hari ini, tetapi menyiapkan ASN yang memiliki kapasitas untuk mengisi jabatan-jabatan strategis di masa depan,” ujarnya.

Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Klemens juga mengingatkan pentingnya percepatan pelaksanaan program dan disiplin administrasi. Ia meminta seluruh unit kerja memastikan setiap laporan kepegawaian, organisasi, tata laksana, hingga pengelolaan keuangan diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga :  Doa Lintas Agama dan Selawat Kebangsaan Warnai Pembukaan Bulan Kemerdekaan di Monas

Menurutnya, kualitas tata kelola birokrasi sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan kepatuhan ASN terhadap aturan yang berlaku.

Selain itu, Klemens mendorong para pejabat fungsional untuk terus mengembangkan kompetensi dan tidak membatasi diri dalam meraih jenjang karier yang lebih tinggi.

Ia berharap ke depan akan lahir lebih banyak ASN Kemenag Papua yang mampu mencapai jenjang fungsional tertinggi sebagai bentuk pengakuan atas profesionalisme dan kualitas kerja.

Di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan anggaran, Klemens mengajak seluruh ASN untuk tetap menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.

Menurutnya, kreativitas tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, melainkan pada kemauan untuk mencari solusi dan menghadirkan perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan pernah berhenti berinovasi. Pelayanan yang baik lahir dari ide, kemauan, dan komitmen untuk terus memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Menutup arahannya, Klemens mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian dan memperkuat kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat.

“Jaga nama baik institusi, bekerja dengan hati, dan jadilah teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika amanah dijalankan dengan sungguh-sungguh, manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat dan menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” pungkasnya.(Rilis)

Berita Terkait

Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan
Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian
Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan
Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
126 PPPK Paruh Waktu Kemenag Papua Masuk Tahap Pengalihan ke Penuh Waktu
Jelang Maulid Nabi, Pegawai Kemenag Papua Diajak Hidupkan Akhlak Rasulullah
Maulid Nabi 1448 H, Menag Nasaruddin Umar Dorong Akhlak Jadi Kekuatan Bangun Peradaban

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:03 WIB

126 PPPK Paruh Waktu Kemenag Papua Masuk Tahap Pengalihan ke Penuh Waktu

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya