Zakat Jadi Instrumen Pembangunan Sosial, Bupati Jayapura Serukan Pengelolaan Profesional

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani,papuaterdepan.com— Bupati Jayapura Yunus Wonda membuka kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Zakat untuk Membangun Masyarakat Unggul Mandiri yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jayapura, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, BAZNAS Provinsi Papua, dan BAZNAS RI, di aula kantor bupati, Senin (9/9/2025).

Dalam sambutannya, Yunus menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai instrumen sosial ekonomi untuk membantu masyarakat kurang mampu. Menurutnya, pengelolaan zakat yang optimal dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari beasiswa pendidikan, pembangunan rumah layak huni, santunan mustahik, hingga dukungan modal usaha bagi UMKM.

“Zakat adalah salah satu pilar pembangunan dalam Islam. Jika dikelola dengan baik, zakat bisa menjadi kekuatan ekonomi umat dan membantu meringankan beban masyarakat kecil,” ujar Yunus.

Bupati juga menyoroti pentingnya keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha kecil di tengah pertumbuhan ritel modern. Ia menilai, keberadaan toko waralaba seperti Alfamart dan Indomaret perlu dikendalikan agar tidak mematikan usaha lokal.

Baca Juga :  Kampung Skouw Mabo Gelar Sosialisasi Kebangsaan, Warga Antusias Terima Bantuan Presiden

“Kalau dibiarkan tumbuh tanpa kendali, UKM kita bisa mati pelan-pelan. Saya ingin ekonomi rakyat tetap hidup di Kabupaten Jayapura,” tegasnya.

Yunus menambahkan, pengelolaan zakat juga perlu diiringi dengan semangat kebersamaan lintas agama dan suku. Ia mencontohkan, pelibatan pemuda muslim dalam kepanitiaan Pondok Natal tahun ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah menjaga toleransi dan persatuan.

“Kita semua satu dalam NKRI. Tidak ada sekat suku, ras, atau agama,” katanya.

Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Papua, Rita Wahyuningsih, yang hadir sebagai Pembimbing Zakat dan Wakaf (Zawa), menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam mengelola zakat secara profesional dan transparan.

“Zakat berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan mendukung program prioritas Kemenag seperti Kampung Zakat dan Wakaf Produktif. Di Jayapura, sudah ada tiga Kampung Zakat yang terbukti memberi dampak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Papua, Merza Edy Nadzari, menyebut bahwa zakat kini telah menjadi bagian dari sistem ekonomi nasional. Ia mendorong pemerintah kabupaten untuk memperkuat regulasi, termasuk penerapan zakat profesi bagi ASN Muslim melalui pemotongan langsung (payroll system).

Baca Juga :  Diutus Prabowo, Menag Terbang ke Mesir Bahas Pembukaan Cabang Al-Azhar dan Isu Ekoteologi

“Apapun yang dikelola dari dana zakat, orientasinya bukan keuntungan, tetapi manfaat bagi umat. Karena itu, zakat harus aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI,” kata Merza.

Ketua BAZNAS Kabupaten Jayapura, Musta’in Zubair, menjelaskan bahwa kegiatan ini didasari oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan sejumlah regulasi pendukung lainnya. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS juga menyerahkan bantuan berupa beasiswa pendidikan, santunan mustahik, rumah layak huni, dan modal usaha bagi UMKM.

“Potensi zakat, infak, dan sedekah sangat besar dalam mendukung pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan jika dikelola dengan optimal,” ujar Musta’in.

Kegiatan tersebut diikuti 324 peserta yang terdiri atas unsur organisasi perangkat daerah (OPD), ormas Islam, takmir masjid, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta kepala sekolah se-Kabupaten Jayapura.

Berita Terkait

Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis
Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda
Baznas Kota Jayapura Salurkan Beasiswa, Cegah Anak Putus Sekolah
Ondofolo Waena Ajak Masyarakat Serahkan Persoalan Mama Yasinta kepada Proses Hukum
Papua Satukan Komitmen Ciptakan Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Berintegritas
Malaikat Tabuni: Jangan Ulangi Kerusuhan 2019, Sampaikan Aspirasi Secara Damai
Kemdikdasmen Gandeng LKP Cia Cetak Tenaga Kecantikan Profesional untuk Kurangi Pengangguran di Papua
Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27 WIB

Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis

Senin, 15 Juni 2026 - 06:26 WIB

Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:15 WIB

Baznas Kota Jayapura Salurkan Beasiswa, Cegah Anak Putus Sekolah

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:57 WIB

Ondofolo Waena Ajak Masyarakat Serahkan Persoalan Mama Yasinta kepada Proses Hukum

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:47 WIB

Papua Satukan Komitmen Ciptakan Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Berintegritas

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya