Tekan Hoaks dan Perpecahan, Keondoafian Kayo Batu Ajak Warga Jayapura Perkuat Persatuan

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com — Keondoafian Kayo Batu bersama Barisan Merah Putih (BMP) RI Kampung Kayo Batu menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan yang dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial di kediaman Keondoafian Kayo Batu, Deplat Kanan, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini diikuti tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat adat Port Numbay, dengan tujuan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan mulai dari tingkat kampung.

Pesuruh Ondoafi Kampung Kayo Batu, Alex Pui, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar sosialisasi formal, melainkan gerakan bersama untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta tanah air.

Baca Juga :  Polda Papua tangkap Pelaku Jambret Handphone di Entrop

“Kami ingin mengingatkan bahwa persatuan dimulai dari kampung. Nilai kebangsaan tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan lewat tindakan nyata,” ujar Alex.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi muda agar menjadi pelopor dalam membangun Papua yang lebih maju.

Sementara itu, Ketua BMP RI Kampung Kayo Batu, Thomas Makanuay, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh hoaks dan perbedaan pandangan yang dapat memecah belah persaudaraan.

Baca Juga :  Kemenag Papua Dukung Pengembangan Kota Wakaf untuk Perkuat Ekonomi Umat

“Indonesia kuat karena bersatu dalam perbedaan. Kita punya Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat bangsa,” tegasnya.

Masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Sarah Pui, salah satu warga, berharap kegiatan serupa terus berlanjut agar anak-anak muda di kampung mereka semakin memahami nilai persatuan dan gotong royong.

“Kami bersyukur atas perhatian pemerintah pusat. Bantuan sosial ini juga sangat berarti bagi warga,” ujarnya.(Redaksi)

Berita Terkait

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya