Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua mematangkan sejumlah program keagamaan tahun 2026, meliputi pembenahan pengajian rutin, persiapan halal bihalal, hingga pelaksanaan ibadah kurban.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam kajian rutin yang dirangkaikan dengan rapat evaluasi di Musala Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Papua, Jayapura, Senin (12/1).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua Dwiharjanto mengatakan awal tahun merupakan momentum tepat untuk menyusun dan menyempurnakan program agar mampu meningkatkan keimanan dan kebersamaan pegawai.
“Pengajian rutin harus terus kita benahi agar semakin bermakna. Hal-hal yang sudah baik ditingkatkan, sementara yang kurang dievaluasi, sehingga pengajian benar-benar menjadi jalur pembinaan spiritual,” kata Dwiharjanto.
Dwiharjanto menekankan pentingnya inovasi, baik dari sisi materi maupun metode, agar kegiatan tersebut mampu memakmurkan musala dan mendorong partisipasi aktif pegawai.
Senada dengan hal itu, Pembimbing Zakat dan Wakaf Rita Wahyuningsih mendorong agar kegiatan keagamaan tidak hanya bersifat internal, tetapi juga berdampak ke masyarakat luas melalui sinergi dengan lembaga lain.
“Kegiatan perlu dirancang untuk memperkuat kehadiran Kemenag di masyarakat melalui kolaborasi dengan masjid, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.
Terkait aspek tata kelola, Ketua Tim Penerangan Agama Islam Puji Rahayu menyoroti perlunya penataan struktur kepengurusan musala agar manajemen kegiatan, mulai dari pengajian hingga kurban, dapat berjalan lebih terencana.
Sementara itu, staf Bidang Keuangan Siti Mahmudah mengingatkan pentingnya penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sejak dini untuk agenda besar seperti Ramadhan dan Idul Adha agar pelaksanaannya efektif dan sesuai regulasi.
Turut hadir dalam rapat tersebut Plt Kepala Bidang Urusan Agama Islam Muslimin Yelipele, Plt Kepala Bidang Pendidikan Islam Tri Susi Hemawati, serta sejumlah pejabat fungsional di lingkungan Kanwil Kemenag Papua.(Rilis)









