Jelang Ramadan 1447 H, Kemenag Papua dan BMKG Bersiap Gelar Rukyatul Hilal di Merauke

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah (2026 Masehi), Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan rukyatul hilal (pemantauan bulan baru).

Rapat yang difasilitasi oleh Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam ini dilaksanakan di Musala Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Papua, Jayapura, pada Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan Tim Falakiyah Provinsi Papua dan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Papua sebagai mitra strategis penyedia data astronomis.

Ketua Tim Urusan Agama Islam (Katim Urais) Kanwil Kemenag Papua, Aminah, menegaskan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal adalah kewajiban institusional dan perintah agama, terlepas dari hasil perhitungan matematis (hisab) awal.

“Berdasarkan pemaparan data astronomis, peluang terlihatnya hilal memang sangat kecil karena ketinggiannya masih berada pada posisi minus. Namun demikian, rukyatul hilal tetap wajib dilaksanakan. Hasil rukyat akan menjadi data pendukung dalam Sidang Isbat di tingkat pusat,” ujar Aminah dalam keterangannya, Selasa.

Baca Juga :  Bidang Pendis Kemenag Papua Sosialisasi Juknis Ijazah Madrasah Digital Secara Daring

Peluang Hilal Terlihat Sangat Kecil

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Falakiyah Provinsi Papua, Hendra Yulia Rahman, memaparkan bahwa pemantauan hilal awal Ramadan 1447 H akan dilaksanakan bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H, yakni pada Selasa, 17 Februari 2026.

Hendra menjelaskan, berdasarkan perhitungan hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia dari Merauke hingga Aceh masih berada di bawah ufuk.

“Di Merauke, ketinggian hilal sekitar -2 derajat, sedangkan di wilayah barat Indonesia seperti Sabang berada di kisaran minus 0,9 derajat. Angka ini masih jauh dari kriteria imkanur rukyat yang ditetapkan pemerintah (MABIMS), yakni minimal 3 derajat,” jelas Hendra.

Baca Juga :  Kemenag Papua Dorong Inovasi Pelayanan Publik Lewat Sistem Pengaduan SPAN Lapor

Meski secara ilmiah hilal mustahil teramati, Hendra menegaskan bahwa observasi di lapangan harus tetap dijalankan sebagai prosedur resmi kenegaraan.

Dipusatkan di Merauke

Sementara itu, Prakirawan Meteorologi Muda BMKG Wilayah V Papua, Danang Pamuji, memastikan kesiapan peralatan teknis untuk pemantauan tersebut. Ia menyebut observasi akan dipusatkan di Pos Observasi Bulan milik Kemenag Papua yang berlokasi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

“Pengamatan akan menggunakan alat teropong milik Kemenag dan BMKG. Berdasarkan perhitungan kami, ketinggian hilal di Merauke pada tanggal tersebut berada pada posisi minus 1,929 derajat,” ungkap Danang.

Nantinya, apa pun hasil observasi dari Merauke ini akan langsung dilaporkan ke Kemenag RI di Jakarta sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan 1 Ramadan 1447 H melalui Sidang Isbat.(rilis)

Berita Terkait

Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan
Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa
Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan

Senin, 21 September 2026 - 11:19 WIB

Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya