Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Papuaterdepan.com – Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Dalam pesannya, Menag mengajak masyarakat menjadikan momen Lebaran sebagai momentum untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial.

Menurut Nasaruddin, ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa merupakan medium pembentukan karakter agar manusia menjadi pribadi yang lebih peka dan peduli terhadap sesama.

“Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga, tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan,” ujar Menag di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Baca Juga :  Kemenag Cari Pejabat Eselon II Baru, Enam Jabatan Strategis Dibuka untuk ASN Seluruh Indonesia

Makna Kemenangan Sejati

Menag menjelaskan, gema takbir yang berkumandang di hari kemenangan tak sekadar menandai berakhirnya bulan Ramadhan. Takbir tersebut merupakan simbol kemenangan spiritual, yakni kemampuan umat Islam untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan Ramadhan hingga sebelas bulan ke depan.

“Kemenangan sejati bukanlah sekadar kembalinya kita pada rutinitas, tetapi keberhasilan menjaga nyala api kesalehan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah momentum emas untuk menyemai kebaikan dan meraih keberkahan. Keberkahan itu, kata Menag, hanya akan hadir pada hati yang senantiasa terbuka dan sosok yang aktif menebar manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Umat Budha Papua gelar puja bakti peringati tri suci waisak

Oleh karena itu, Menag berpesan agar umat Islam tidak membiarkan semangat ibadah memudar seiring berlalunya Ramadhan. Nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, dan kepedulian sosial yang telah dilatih selama sebulan penuh harus terus dipegang teguh sebagai pedoman hidup sehari-hari.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan kerukunan bagi bangsa Indonesia,” tutup Menag.(Rilis)

Berita Terkait

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong
Lomba 17 Agustus hingga Tarian Adat Warnai Perayaan HUT RI di Aurimi Sarmi
Dari Kenyam untuk Indonesia, Satgas Yonif 300/Brajawijaya Gelar Upacara dan Lomba Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya