MAN IC Serpong Raih Lisensi IB dalam Setahun, Menag Sebut Prestasi Luar Biasa

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggerang — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong resmi mencetak sejarah baru di dunia pendidikan Indonesia. Madrasah binaan Kementerian Agama ini berhasil meraih lisensi resmi untuk menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP), salah satu sistem pendidikan pra-universitas paling bergengsi di dunia.

Dengan capaian ini, MAN IC Serpong resmi bergabung dalam jaringan global IB World School, berdiri sejajar dengan ribuan sekolah elite di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, hingga Singapura. Status ini sekaligus mempermudah lulusannya untuk langsung menembus universitas top dunia tanpa jalur penyetaraan yang rumit.

Sertifikat IBDP tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, kepada Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, Jumat (22/05/2026). Momentum ini turut disaksikan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.

Menag: Pendidikan Kelas Dunia Bukan Cuma Milik Sekolah Mahal!

Dalam arahannya, Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa keberhasilan ini mematahkan stigma lama bahwa fasilitas pendidikan berstandar global hanya bisa dinikmati oleh kelompok tertentu di sekolah swasta elite berbiaya mahal.

“Tidak gampang untuk menjadi IB World School. Nanti kalau anak-anak kita lulus dari sini, mereka memegang sertifikat IB. Mau pilih perguruan tinggi mana pun di seluruh dunia, bisa langsung masuk. Ini membuktikan madrasah negeri Indonesia mampu berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik dunia,” ujar Menag bangga.

Baca Juga :  Datangi KPK Jelaskan Penggunaan Pesawat Khusus, Menag Nasaruddin Umar Bertekad Jadi Teladan Antikorupsi

Kurikulum IB dikenal ketat karena tidak hanya menguji akademik, melainkan membentuk karakter siswa agar mampu berpikir kritis, melakukan riset mandiri, memecahkan masalah nyata, serta memiliki empati sosial tinggi. Sistem ini menjadi standar utama yang disukai kampus kelas dunia seperti Harvard, Oxford, Cambridge, NUS, hingga MIT.

Pecahkan Rekor: Raih Status IB World School Hanya dalam 1 Tahun
Pencapaian MAN IC Serpong terbilang luar biasa luar biasa. Pada umumnya, sebuah sekolah membutuhkan waktu 3 hingga 5 tahun untuk melewati proses kurasi, standardisasi kualitas guru, budaya belajar, hingga tata kelola fasilitas agar diakui oleh organisasi IB dunia.

Namun, lewat sinergi kuat antara Kemenag dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), MAN IC Serpong sukses melompati proses tersebut hanya dalam waktu 1 tahun (Mei 2025 hingga Mei 2026).

Baca Juga :  Kemenag Perketat Seleksi Pimpinan BAZNAS Lewat PMA 10/2025, Tata Kelola Zakat Jadi Sorotan

Melihat kesuksesan ini, Menag langsung memasang target tinggi untuk menduniakan madrasah lain di Indonesia.

“Kita punya 24 MAN IC di seluruh Indonesia. Target kita dalam waktu tidak lama, seluruh MAN IC dan beberapa MAN Unggulan (seperti MAN 2 Kota Malang, MAN 4 Jakarta, MAN 2 Pekanbaru, MAN 2 Kudus, dan MAN 2 Makassar) akan menyusul menjadi penyelenggara kurikulum IB,” tegas Menag.

KSP Dudung: Madrasah Mendunia Selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo

Apresiasi tinggi datang dari Istana. Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa lompatan internasional yang diraih MAN IC Serpong sangat selaras dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas.

Dudung menilai madrasah memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki sekolah umum di luar negeri, yaitu keseimbangan antara kecerdasan teknologi dan kokohnya benteng moralitas/karakter.

“Madrasah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi tempat pembentukan kepribadian dan peradaban. Kontribusi madrasah bertaraf internasional ini menjadi bagian penting dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia maju dan berdaulat,” tandas Dudung.(Rilis)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya