Kemenag Cairkan Insentif Guru Madrasah Non ASN Akhir Juni 2026, Setiap Guru Terima Rp1,5 Juta

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Papuaterdepan.com – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan insentif bagi guru madrasah non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) mulai dicairkan pada akhir Juni 2026. Kebijakan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi ribuan guru madrasah yang selama ini berperan dalam mendukung pendidikan keagamaan di berbagai daerah.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan guru madrasah non ASN sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

“Alhamdulillah, tahun ini kita awali dengan kabar baik. Insya Allah insentif guru madrasah non ASN mulai dicairkan pada akhir Juni 2026,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Rabu, (17/6/2026).

Baca Juga :  Kemenag Pastikan kuota jemaah haji khusus sudah terisi

Menag menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah yang telah bekerja menuntaskan berbagai persyaratan administratif sehingga proses pencairan dapat segera dilakukan.

Menurutnya, para guru madrasah memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan generasi bangsa dan membangun karakter peserta didik. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan mereka.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menjelaskan bahwa saat ini proses penyelesaian administrasi pencairan masih berlangsung, termasuk penyiapan rekening kolektif bagi para penerima bantuan.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Gelar Rakor mempersamakan wawasan Pelaksanaan Haji 1446 H

“Tim GTK Madrasah sedang menyelesaikan proses administrasi dan penyiapan rekening penerima agar penyaluran insentif dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” katanya.

Amin menambahkan, setiap guru madrasah non ASN yang memenuhi syarat akan menerima insentif sebesar **Rp1,5 juta**, yang akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Program insentif tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan guru madrasah non ASN sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendukung layanan pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia.(Rilis)

Berita Terkait

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School
Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga
Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
Kejati Papua Luncurkan Adhyaksa Peduli Nelayan, Kawal Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya