DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Mimika, Tiga Orang Diperiksa

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika, Papuaterdepan.com — Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AK yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penembakan karyawan PT Freeport Indonesia, Simson Mulia, di kawasan Grasberg, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

AK ditangkap di kawasan Jalan Gorong-Gorong, Kabupaten Mimika, Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIT. Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan tiga orang lainnya berinisial O.W., M.M., dan O.M. untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Mimika.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, penangkapan AK merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus penembakan yang terjadi pada 11 Maret 2026 dan menewaskan Simson Mulia.

Menurut Yusuf, AK diduga terlibat dalam aksi penembakan bersama kelompok bersenjata di wilayah Kepala Air, Kodap III Ilaga. Ia juga diduga berperan merekam aksi penembakan tersebut.

“Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan dan pengembangan kasus penembakan yang terjadi pada Maret 2026,” kata Yusuf di Jayapura, Senin (26/10/2026).

Baca Juga :  Kepala Suku Armati Minta Warga Sarmi Tak Terprovokasi Penolakan MBG

### Polisi Dalami Peran Empat Orang

Yusuf menjelaskan, selain menangkap AK, aparat turut mengamankan tiga orang lainnya. Keempat orang tersebut kemudian dibawa ke Polres Mimika untuk menjalani pemeriksaan.

Polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kepentingan penyidikan, antara lain satu unit telepon genggam, satu benda yang disebut sebagai besi pemukul M16, satu bilah pisau, serta sejumlah barang pribadi lainnya.

Penyidik masih mendalami keterangan dan peran masing-masing orang yang diamankan, termasuk kemungkinan keterkaitan mereka dengan tindak pidana lain.

Pengamanan ketiga orang tersebut masih merupakan bagian dari proses pemeriksaan. Keterlibatan mereka dalam kasus penembakan belum dapat disimpulkan sebelum didukung hasil penyidikan dan alat bukti.

### Pengembangan Kasus Penembakan

Kasus ini bermula dari penembakan terhadap Simson Mulia di kawasan Area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada 11 Maret 2026. Korban meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian kepala.

Baca Juga :  BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sebelumnya, aparat juga telah menangkap seorang pria berinisial YM (24) di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak, pada 6 Juni 2026 dalam rangka penyidikan kasus tersebut.

Penangkapan AK menjadi bagian dari upaya kepolisian mengembangkan perkara dan mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penembakan yang menewaskan karyawan Freeport itu.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan bahwa penanganan perkara yang mengakibatkan hilangnya nyawa harus dilakukan secara serius dan profesional, dengan berlandaskan fakta serta alat bukti.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Ardiansyah Daulay menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami peran setiap orang yang diamankan.

Kepolisian menyatakan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap perkara tersebut. Status hukum dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan serta proses hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah Binaan Lewat Patroli Humanis
Jelang Sumpah Pemuda, Generasi Muda Mamberamo Raya Tegaskan Komitmen Tolak Kekerasan
Rawat Adat, Perkuat Persaudaraan, Ondoafi Skouw Sae Ajak Pemuda Bangun Kampung Damai
Kepala Suku Manirem Dorong Pemuda Papua Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan dan NKRI
Jariah Berbagi, Yonif TP 810/Bemare Hadir Membawa Kebahagiaan bagi Warga Doyo Lama
Ondoafi Kasukuwe Ajak Generasi Muda Sarmi Perkuat Nasionalisme dan Jaga Persatuan
Ketua Dewan Adat Sarmi: Pemuda Harus Berkarya, Jaga Adat, dan Rawat Persatuan
Peringati Sumpah Pemuda, Skouw Sae Gaungkan Persatuan dan Pelestarian Adat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:30 WIB

DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Mimika, Tiga Orang Diperiksa

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah Binaan Lewat Patroli Humanis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Jelang Sumpah Pemuda, Generasi Muda Mamberamo Raya Tegaskan Komitmen Tolak Kekerasan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Rawat Adat, Perkuat Persaudaraan, Ondoafi Skouw Sae Ajak Pemuda Bangun Kampung Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Jariah Berbagi, Yonif TP 810/Bemare Hadir Membawa Kebahagiaan bagi Warga Doyo Lama

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya