Awali Pekan dengan Ibadah Oikumene, ASN Kemenag Papua Diingatkan Makna Kasih Agape

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua mengawali pekan kerja dengan melaksanakan ibadah rutin Oikumene di Rumah Doa Imanuel, Jayapura, Senin (24/11/2025).

Ibadah kali ini dipimpin oleh Hendrik Valen Ayomi dari Bidang Urusan Agama Kristen, yang membawakan renungan berdasarkan pembacaan Alkitab dari Yohanes 21:15-19.

Dalam khotbahnya, Valen menyoroti dialog mendalam antara Yesus dan Simon Petrus. Menurutnya, pertanyaan “Apakah engkau mengasihi Aku?” yang diajukan Yesus sebanyak tiga kali bukan sekadar retorika, melainkan ujian komitmen bagi seorang pelayan.

Baca Juga :  Ditjen PHU luncurkan buku memori kolektif 75 tahun kelola haji

“Orang yang melayani Tuhan harus mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu, siap menyangkal diri, dan juga siap berkorban,” tegas Valen di hadapan para pejabat dan pegawai yang hadir.

Kasih Agape dalam Pelayanan Publik
Valen menekankan bahwa kasih yang dituntut dalam pelayanan—baik pelayanan gereja maupun pelayanan publik sebagai ASN—adalah kasih Agape, yaitu kasih tanpa syarat.

Ia mengingatkan bahwa bukti mengasihi Tuhan tidak cukup hanya dengan kata-kata, melainkan harus terwujud dalam tindakan nyata, bahkan di saat situasi sulit sekalipun.

Baca Juga :  Kemenag Papua Ikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Pagu Minus TA 2025

“Jika kita mengatakan bahwa kita mengasihi Kristus, maka itu harus tercermin melalui perbuatan kita. Bukan hanya pada saat kita bersukacita, namun dalam dukacita sekalipun. Itulah makna mengasihi Kristus, yakni menyangkal diri dan memikul salib,” tuturnya.

Ibadah ini ditutup dengan doa syukur bersama, memohon tuntunan Tuhan agar seluruh ASN Kemenag Papua dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan integritas sepanjang minggu ini.

Kegiatan rutin ini diharapkan menjadi wadah pembinaan mental spiritual sekaligus memperkuat nilai moderasi beragama di lingkungan kerja Kemenag Papua.(rilis)

Berita Terkait

Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum
Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa
Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan
Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua
Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Massa Papua Desak Kemendagri Turun Tangan
Kanwil Kemenag Papua Gandeng Perguruan Tinggi, Buka Peluang ASN Lanjutkan Pendidikan
Kemenag Perkuat Perlindungan Anak Lewat Aplikasi AMAN untuk Laporan Kekerasan
Kemenag Papua Percepat Penguatan SDM, ASN Didorong Bangun Rekam Jejak Kompetensi*

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Sambut Kemerdekaan, Ondoafi Kayu Batu: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Bukan Gangguan Umum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bagikan Sembako kepada Warga, Dewan Adat Sarmi Perkuat Semangat Kebangsaan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:53 WIB

Tokoh Adat Keerom: Jangan Biarkan Tragedi Yahukimo Memecah Persaudaraan Papua

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23 WIB

Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Massa Papua Desak Kemendagri Turun Tangan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya