Jayapura,Papuaterdepan.com— Menjelang perayaan Natal 2025, warga Kampung Tobati–Injros, Kota Jayapura, menerima bantuan sembako dari Presiden Prabowo Subianto. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Ondoafi Besar Kampung Tobati–Injros, Petrus Yahe Hamadi, di kediaman Keondoafian, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Senin (15/12/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat bagi kampung-kampung adat di Kota Jayapura yang dikemas dalam silaturahmi kampung damai dan bakti sosial.
Dalam pertemuan itu, Petrus Yahe Hamadi mengajak masyarakat untuk memaknai Natal sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan menjaga kedamaian di tengah kehidupan sosial yang majemuk.
“Perayaan Natal bukan hanya tentang sukacita, tetapi juga panggilan untuk hidup dalam kasih, saling menghargai, dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semangat Natal perlu diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kepedulian sosial, gotong royong, serta komitmen menjaga harmoni di Tanah Papua.
“Ketika kita mau berjalan bersama dan saling menopang, maka damai itu akan benar-benar hadir dalam kehidupan kita,” katanya.
Bantuan sembako yang disalurkan, menurut Hamadi, merupakan bentuk perhatian negara kepada masyarakat adat, sekaligus penguatan ikatan emosional antara pemerintah dan warga kampung.
Salah satu warga penerima bantuan, Adelin Affar, mengaku terbantu dengan adanya bantuan tersebut, terlebih menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Kami sangat bersyukur. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tutur Adelin.
Ia berharap pemerintah terus memberi perhatian kepada masyarakat kampung, baik melalui bantuan sosial maupun program pemberdayaan.
Adelin juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama Natal dan Tahun Baru agar perayaan dapat berlangsung dengan aman dan damai.
“Kami ingin merayakan Natal dengan rasa aman dan penuh sukacita bersama keluarga,” ujarnya.
Silaturahmi kampung damai ini menjadi penanda upaya berkelanjutan pemerintah pusat dalam membangun kedekatan dengan masyarakat adat Papua serta meneguhkan nilai persatuan, kebersamaan, dan perdamaian menjelang Natal 2025.(Naldo)









