Debat Terakhir, Paslon MARI-YO Punya Cara Jitu bangun Papua Meski Anggaran Makin Turun

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan, Jakarta, – Calon Gubernur Papua Nomor urut 2 Matius Fakhiri Memiliki gagasan tentang cara membangun papua meski saat ini anggaran APBD papua makin menurun.

Hal itu disampaikan saat menjawab pertanyaan panelis dalam debat publik ketiga Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Jakarta pada Kamis, 21 November 2024.Debat terakhir pilkada provinsi papua digelar di jakarta 21 november 2024.

“ada 8.351 ASN di Provinsi Papua Saat ini, serta terjadi penurunan anggaran dari 15 Triliun Rupiah menjadi 2,6 triliun rupiah, sehingga terjadi kesenjangan fiskal di Papua, pertanyaannya Bapak Apa kebijakan bapak untuk mengatasi permasalahan tersebut,” Tanya Panelis.

Baca Juga :  LPMQ hadirkan program Tadarus Al-Qur’an Inklusi

“Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur di tanah Papua Provinsi Papua yang telah dimekarkan langkah-langkah yang akan kami lakukan adalah menyusun konsep mitigasi terhadap permasalahan belanja aparatur sipil negara, sehingga tidak membebani fiscal daerah dengan berkordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini menteri dalam negeri , menpan dan badan kepegawaian negara,” Kata Matius Fakhiri Ketika menjawab pertanyaan.

Matius Menambahkan masalah Banyaknya ASN ini juga sebagai akibat dari lahirnya UU otsus di Papua, yang telah memekarkan tiga provinsi baru.
Dalam kontestasi pemilihan Gubernur dan wakil gubernur di provinsi Papua diikuti oleh dua pasang calon, yaitu Benhur Tomi Mano – Yeremias Bisai dan Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen.

Baca Juga :  Ketua DPN Pemuda Adat Papua ajak warga gunakan Hak Suara Jangan Golput

Pasangan BTM – Yes didukung boleh Partai PDIP sedangkan Pasangan nomor urut 2, Mari-Yo didukung koalisi gemuk 16 partai politik antara lain partai Golkar, Nasdem, Gerindra, PKS, Demokrat, PKB, PAN, PPP, Perindo, PSI, lalu partai non seat yaitu partai Hanura, Gelora, Buruh, PBB, PGRI dan Partai Ummat.**(Rilis Tim Mari-Yo)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya