Dirjen Bimas Katolik Soroti Penguatan SDM Papua, Kunjungan ke Keerom Fokus Pendidikan dan Pelayanan Umat

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Pengembangan sumber daya manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP) menjadi salah satu perhatian utama Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendukung penguatan kelembagaan dan pelayanan keagamaan di Tanah Papua. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Suparman, ke Provinsi Papua.

Dalam kunjungan tersebut, Suparman didampingi Direktur Pendidikan Katolik Albertus Triyatmojo dan diterima langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, bersama jajaran pejabat Kanwil Kemenag Papua.

Pertemuan yang berlangsung di Jayapura itu membahas berbagai agenda strategis terkait penguatan pelayanan keagamaan, pengembangan pendidikan keagamaan, serta penyiapan aparatur yang akan mendukung kebutuhan organisasi Kementerian Agama di wilayah Papua pada masa mendatang.

Suparman menegaskan bahwa Papua memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional sekaligus menghadapi tantangan tersendiri karena kondisi geografis yang luas dan karakteristik masyarakat yang tersebar hingga ke daerah-daerah terpencil.

Karena itu, menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan keagamaan harus berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia yang berasal dari Papua sendiri.

“Papua membutuhkan SDM yang kuat dan siap mengambil peran dalam birokrasi maupun pelayanan keagamaan. Karena itu pembinaan dan pengembangan kapasitas ASN Papua harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Papua Tekankan Pembangunan Zona Integritas, Ajak ASN Terapkan Budaya Kerja 3S

Selain melakukan koordinasi dengan Kanwil Kemenag Papua, Dirjen Bimas Katolik juga melakukan monitoring terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri (SMAKN) Keerom.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan sarana pendidikan berjalan sesuai perencanaan serta dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan bagi generasi muda Papua.

Menurut Suparman, keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan mendorong lahirnya SDM unggul di masa depan.

“Kami ingin memastikan pembangunan yang telah direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, mengatakan kunjungan Dirjen Bimas Katolik menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap berbagai kebutuhan pelayanan keagamaan dan pendidikan di Papua.

Ia menjelaskan bahwa selain meninjau pembangunan SMAKN Keerom, pembahasan juga diarahkan pada kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi pembentukan struktur Kementerian Agama di sejumlah daerah otonom baru (DOB) di Tanah Papua.

Menurut Klemens, keberadaan provinsi baru membutuhkan aparatur yang kompeten dan memiliki kemampuan manajerial untuk mengisi berbagai jabatan strategis yang akan terbentuk.

Baca Juga :  Pembimas Buddha Kanwil Papua: Waisak 2026 Jadi Momentum Jaga Perdamaian Dunia

“Pesan yang disampaikan Pak Dirjen sangat jelas, yaitu bagaimana ASN Papua harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu mengambil peran penting dalam pengembangan organisasi Kementerian Agama ke depan,” ujarnya.

Klemens menambahkan bahwa penguatan SDM tidak hanya menyasar satu kelompok tertentu, tetapi mencakup seluruh ASN lintas agama yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan.

Selain itu, Dirjen Bimas Katolik juga memberikan pembinaan kepada ASN Kementerian Agama di Kabupaten Keerom. Dalam pembinaan tersebut, para pegawai didorong untuk terus menjaga profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan tetap berkomitmen melayani masyarakat meskipun menghadapi berbagai tantangan birokrasi maupun keterbatasan anggaran.

Bagi Kementerian Agama, pembangunan Papua tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang memiliki kemampuan, karakter, dan semangat pengabdian.

Melalui kunjungan ini, Kementerian Agama berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam memperluas akses pendidikan keagamaan, meningkatkan kualitas pelayanan umat, serta menciptakan SDM Papua yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan.(Rilis)

Berita Terkait

SMPN 2 Jayapura Gandeng Orang Tua dalam MPLS Ramah, Perkuat Adaptasi dan Karakter Siswa Baru
BAZNAS Papua Bersiap Masuki Era Kepemimpinan Baru, Lima Nama Resmi Ditetapkan
Perebutan Kursi Wakil Bupati Nduga Kembali Bergulir, Tim Maniap Kogoya Minta Proses Diulang
BULOG dukung percepatan pengembangan lumbung pangan nasional di Merauke
Bakti Sosial dan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Persaudaraan di Skouw Sae
Kepala Suku Sembra Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Tobati-Enggros
BMP RI Gelar Konvoi Merah Putih dan Bakti Sosial untuk Warga Jayapura
Muharram Jadi Momentum Muhasabah, ASN Kemenag Papua Diajak Perkuat Salat dan Integritas

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:14 WIB

SMPN 2 Jayapura Gandeng Orang Tua dalam MPLS Ramah, Perkuat Adaptasi dan Karakter Siswa Baru

Senin, 6 Juli 2026 - 06:53 WIB

BAZNAS Papua Bersiap Masuki Era Kepemimpinan Baru, Lima Nama Resmi Ditetapkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:23 WIB

Perebutan Kursi Wakil Bupati Nduga Kembali Bergulir, Tim Maniap Kogoya Minta Proses Diulang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:22 WIB

BULOG dukung percepatan pengembangan lumbung pangan nasional di Merauke

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:24 WIB

Kepala Suku Sembra Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Tobati-Enggros

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya