Gubernur Fakhiri: Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Manusia dan Semangat Pemuda

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com— Gubernur Papua Mathius Fakhiri menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat konsolidasi pembangunan dan kepemimpinan di Tanah Papua. Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam Diskusi dan Bincang Kepemudaan bertema “Meneguhkan Peran Pemuda dalam Konsolidasi Pembangunan dan Kepemimpinan di Tanah Papua” yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah Barisan Merah Putih (DPD BMP) Kota Jayapura, di Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di lantai 9 Gedung Negara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, pimpinan DPR Papua, serta ratusan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan. Selain Gubernur Fakhiri, hadir pula sebagai narasumber Astrid Meset, Cecilia Novany Mehue, BS, MSB, dan M. Rifai Darus, mantan Ketua DPP KNPI.

Dalam sambutannya, Fakhiri mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 dan mengajak generasi muda Papua menjadikan momentum tersebut sebagai titik tolak memperkuat semangat persatuan, kerja keras, dan cinta tanah air.

“Momentum ini harus menumbuhkan semangat persatuan, kerja keras, dan cinta tanah air di Tanah Papua,” ujar Fakhiri.

Fokus Pembangunan Manusia

Fakhiri menjelaskan arah pembangunan Papua ke depan akan berfokus pada pembangunan manusia dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Seleksi Petugas Haji 2025 dibuka Kemenag , Ini Syarat dan Jadwal Tahapannya

“Fokus kita bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kesejahteraan rakyat. Dua pilar utama membangun Papua adalah kesehatan dan sumber daya manusia. Kalau kesehatannya bagus, kita bisa kejar semua,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam proses pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Menurutnya, generasi muda harus meninggalkan sekat-sekat sosial dan geografis yang menghambat kemajuan.

“Tidak boleh lagi ada sekat: kau dari Serui, Biak, atau Animha. Pemuda harus tinggalkan itu. Kita semua satu Papua,” tegasnya.

Bangun Konektivitas, Kurangi Ketimpangan

Dalam kesempatan itu, Fakhiri juga menyinggung tantangan konektivitas antarwilayah di Papua yang masih menjadi hambatan utama pembangunan. Ia menceritakan pengalamannya menempuh perjalanan laut hingga lebih dari 20 jam menuju beberapa kabupaten.

“Saya pernah menempuh 27 jam ke Biak dan 22 jam ke Waropen lewat laut. Itu bukan konektivitas, itu menyulitkan rakyat,” ujarnya blak-blakan.

Fakhiri mendorong para pemuda untuk ikut berpikir dan mencari solusi agar akses antarwilayah semakin terbuka dan layanan publik lebih cepat.

Baca Juga :  Kemenag Papua mantapkan persiapan program keagamaan dan kurban 2026

“Pemuda harus bantu pemerintah memperpendek layanan. Kita akan lakukan itu bersama,” katanya.

Bersatu dalam Harmoni Papua

Menutup sambutan, Fakhiri mengajak seluruh pemuda menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun Papua yang maju dan bermartabat.

> “Dari Sentani hingga Biak, dari pegunungan sampai pesisir, kita semua satu dalam kasih dan cinta untuk Papua. Harmoni Papua Menuju Papua Cerah,” ujar Fakhiri.

Sementara itu, Ketua DPD BMP Kota Jayapura Bobby Awi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan koordinasi generasi muda Papua dalam memperkuat peran strategisnya pasca pemekaran enam provinsi di Tanah Papua.

“Papua hari ini berbeda dengan sebelumnya. Dengan bertambahnya provinsi, muncul tantangan dan harapan baru yang menuntut solidaritas dan visi bersama,” kata Bobby.

Ia menegaskan pemuda harus menjadi penggerak dan pengawal perubahan, bukan sekadar penonton.

“Pemuda harus bersinergi mewujudkan Papua yang maju, inklusif, dan berdaya,” ujarnya.

Bobby menambahkan, diskusi ini juga membuka ruang dialog antara pemuda, pemerintah, akademisi, dan masyarakat guna membangun kepercayaan serta menumbuhkan semangat kolaborasi lintas etnis, agama, dan wilayah.(Redaksi)

Berita Terkait

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Jayapura Ajak ASN Pisahkan Urusan Pribadi dan Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIB

Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya