Hilal Ramadhan Di Papua Tidak Terlihat akibat mendung di Merauke

- Redaksi

Sabtu, 1 Maret 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,Merauke,- Tim Falakiyah Provinsi Papua melakukan obsrrvasi Hilal 1 Ramadan 1446 Hijriyah di Pos Observasi Bulan (POB) Merauke, kompleks Pondok Pesantren DDI Lampu Satu. Dalam pemantau tersebut Hilal 1 Ranadhan tidak teramati karena kendala cuaca Awan tebal diiringi hujan, Jumat (28/2/2025), bertepatan dengan 29 Syaban 1446 Hijriyah.

Ketua Tim Falakiyah Provinsi Papua Hendra Yulia Rahman menjelaskan bahwa hilal tidak terlihat.

“Hasil dari pengamatan kami di Lampu Satu Merauke ini, meskipun ketinggian sudah masuk Imkanur Rukyat yakni 3 derajat, tapi elongasi masih di bawah 6,4 secara standar untuk Imkanur Rukyat, dan didukung cuaca yang kurang bersahabat hilal tidak dapat kita indra di Merauke,” ujar akademisi IAIN Fattahul Muluk Papua

Menanggapi pertanyaan wartawan tentang kepastian awal Ramadhan dan pelaksanaan sholat tarawih hari pertama, Hendra menjelaskan, untuk menentukan ada 125 titik pengamatan di Indonesia, salah satunya di Aceh.

“Kita akan menunggu rukyatul hilal di Aceh di 3 titik. Kita berharap di Aceh ada yang melihat hilal. Jika ada yang melihat hilal maka kemungkinan akan dipiutuskan bahwa besok 1 Ramadan. Kemungkinan kedua adalah jika tidak ada yang melihat hilal maka istikmal, menyempurnakan 30 hari di bulan Sya’ban, sehingga 1 Ramadhan jatuh pada Ahad, 2 Maret”, jelas Hendra.

Baca Juga :  HUT RI ke-80, Pemkot Jayapura Apresiasi LKC Dompet Dhuafa Papua

Hendra menyampaikan tentu tetap akan merujuk hasil sidang isbat di Kemenag Pusat.

Mengacu putusan fatwa MUI tahun 1981, jika angka masuk pada derajat yang disepakati tapi tertutup besoknya bisa diputuskan masuk 1 Ramadhan. Itu bisa jadi salah satu acuan, imbuh Hendra.

Mengacu penjelasan Kepala UPT Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Merauke, Okto Firdaus Fajri Rianto, dan data yang dikeluarkan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura, POB Merauke di kompleks pondok pesantren DDI di kawasan pantai Lampu Satu Merauke, berada pada koordinat -8.5, 140.37, dengan elevasi 10.

Selengkapnya, waktu pengamatan dimulai pada pukul 17:59:05, zona waktu UTC+9. Dengan data perhitungan waktu konjungsi pada  pukul 09:44:38, waktu terbenam matahari 17:59:05 dan waktu terbenam bulan 18:14:17, azimuth matahari 261.978°, azimuth bulan 263.381°, ketinggian hilal 3.019°, dan longasi 3.33°, umur bulan 8 jam 14 menit 27 detik, lag 15.22 menit, dan fraksi iluminasi bulan 0.17%.

Baca Juga :  Kemenag Papua: Dana Kampung Zakat Harus Efektif Berdayakan Ekonomi Warga

Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Musa Narwawan mengatakan bahwa kegiatan Rukyatul Hilal yang dilaksanakan ini adalah salah satu langkah dan upaya bersama dalam mengumpulkan dan memberikan data pendukung dalam menentukan pelaksanaan sidang isbat pemerintah dalam menentukan awal bulan Ramadhan dan 1 Syawal 1446 H.

Pada kesempatan yang sama, Musa juga menyampaikan apresiasi Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran pada para pihak, termasuk pimpinan Pondok Pesantren DDI Lampu Satu yang telah mewakafkan tanah untuk berdirinya Pos Observasi Bulan Merauke.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke menyampaikan apresiasi yang sama pada pimpinan Pondok Pesantren DDI Lampu Satu dan Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

“Kami berterima kasih kepada Kanwil Kemenag Papua  khususnya Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam di mana melalui anggaran dalam DIPA kanwil tahun 2024 POB yang menjadi cita-cita dan harapan selama ini sudah terwujud dan terbangunkan semoga nanti gedung ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin”. Pungkasnya(Rilis Kemenag Papua)

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional
Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua
Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama
HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat
Kemenag Papua Ikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Pagu Minus TA 2025
Kemenag Papua Himpun Rp 150 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut
Jelang Purna Tugas, Kabid Pendis Papua Tekankan Harmoni dan Disiplin Laporan Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:43 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:34 WIB

Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:27 WIB

Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:03 WIB

Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:46 WIB

HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya