HUT ke-81 RI, Kemenag Papua Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Pengabdian

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com— Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Papua diharapkan tidak berhenti pada upacara dan perayaan. Momentum tersebut harus menjadi energi bersama untuk memperkuat persatuan, meningkatkan pelayanan, serta menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Fransiscus Xaferius Lesomar, saat menghadiri upacara penurunan Bendera Merah Putih di Stadion Mandala Jayapura, Senin (17/8/2026).

Fransiscus hadir mewakili Kakanwil Kemenag Papua dalam upacara yang digelar Pemerintah Provinsi Papua tersebut. Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen bertindak sebagai inspektur upacara.

Menurut Fransiscus, kelancaran pelaksanaan upacara menjadi gambaran pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga suasana Papua tetap aman dan kondusif.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam rangkaian peringatan kemerdekaan hingga prosesi penurunan bendera dapat berlangsung dengan tertib.

“Upacara penurunan Bendera Merah Putih pada sore hari ini berlangsung kondusif. Tentunya ini merupakan hasil kerja sama yang baik dari semua pihak,” ujar Fransiscus.

Dari Seremoni Menuju Pengabdian

Fransiscus menekankan bahwa kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perayaan tahunan. Setelah upacara berakhir, semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui pengabdian sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Baca Juga :  Kemenag Papua Gandeng Kampus dan Retail Perkuat Ekosistem Produk Halal

Bagi jajaran Kemenag, pengabdian tersebut dapat diwujudkan dengan menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin baik, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta ikut mendorong peningkatan mutu pendidikan.

“Semangat kemerdekaan ini sebaiknya diisi dengan kerja nyata demi Papua yang damai, maju, dan sejahtera,” katanya.

Ia berharap semangat tersebut menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan di Papua untuk memastikan pembangunan berlangsung secara adil dan menjangkau masyarakat tanpa terkecuali.

“Semoga momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat terwujud melalui pelayanan publik yang berkualitas, pendidikan yang maju, kehidupan beragama yang rukun, serta pembangunan yang adil dan menyentuh seluruh masyarakat,” lanjutnya.

15 Pegawai Kemenag Ikuti Upacara

Kanwil Kemenag Papua turut mengambil bagian dalam upacara penurunan bendera dengan mengerahkan 15 pegawai. Mereka dipimpin I Putu Hendra Geovaldo dan mengikuti prosesi dari tribun Stadion Mandala.

Upacara dimulai pukul 17.00 WIT. Seluruh rangkaian prosesi berlangsung khidmat dengan suasana penuh semangat kebangsaan.

Perhatian juga tertuju kepada Zazkiya Khusnul Suhartini, siswi SMA Negeri 1 Kabupaten Kepulauan Yapen, yang mendapat kepercayaan menjalankan tugas sebagai pembawa baki dalam prosesi penurunan bendera.

Baca Juga :  Mahasiswa Asrama Maro Jayapura Terima Bantuan Natal dari Presiden Prabowo

Zazkiya bersama anggota Paskibraka lainnya berhasil menyelesaikan tugas hingga seluruh rangkaian upacara berakhir.

Setelah prosesi selesai, Wakil Gubernur Papua bersama tamu undangan dan peserta mengikuti sesi foto bersama. Aryoko juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada anggota Paskibraka yang telah menjalankan amanah selama rangkaian peringatan kemerdekaan.

Momentum Memperkuat Persatuan Papua

Kemenag Papua berharap peringatan kemerdekaan menjadi titik penguat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kerukunan.

Semangat tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan sosial yang aman serta pembangunan yang berkelanjutan di Papua.

Bagi Kemenag, menjaga kerukunan umat beragama menjadi bagian penting dari upaya mengisi kemerdekaan. Pelayanan kepada masyarakat, pendidikan, dan pembinaan kehidupan keagamaan harus terus diperkuat sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa.

HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi menjadi pengingat bahwa masa depan Papua membutuhkan kerja bersama, pelayanan yang tulus, dan kontribusi nyata dari seluruh masyarakat.(Rilis)

Berita Terkait

ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan
Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian
Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan
Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
126 PPPK Paruh Waktu Kemenag Papua Masuk Tahap Pengalihan ke Penuh Waktu

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:32 WIB

ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya