Jayapura, Papuaterdepan.com – Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menyerukan penguatan semangat toleransi dan kepedulian sosial kepada seluruh masyarakat saat perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Provinsi Papua. Ia mengajak umat Islam untuk menyalurkan daging kurban tidak hanya kepada sesama muslim, tetapi juga kepada warga lintas agama.
Seruan tersebut disampaikan Gubernur usai pelaksanaan salat Iduladha di halaman Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Rabu (27/5/2026), yang dihadiri ratusan umat Islam di Kota Jayapura.
Salat Id dipimpin Imam Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Quran dan Sains Mujibur Rahman Papua, Muhammad Rum Rumadan, sementara khotbah disampaikan Direktur Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua, H. Faisal Saleh.
Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua juga telah menyalurkan hewan kurban ke berbagai kabupaten/kota. Ia menekankan pentingnya distribusi daging kurban yang merata dan inklusif.
“Sebagaimana pesan saya kepada PHBI, daging kurban bisa dibagikan kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu. Kemudian tidak hanya kepada umat muslim tetapi juga saudara-saudara kita yang (berkeyakinan) lain,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kuatnya semangat toleransi yang terus terjaga di Papua dan berharap kondisi tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Ketua Harian Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Papua, Alwi Tianlean, melaporkan bahwa pada Iduladha tahun ini total hewan kurban yang disembelih di Papua mencapai 1.174 ekor sapi dan 265 ekor kambing, yang tersebar di 172 titik pelaksanaan salat Id.
“Total hewan kurban pada tahun ini di Provinsi Papua adalah 1174 sapi dan 265 kambing. Sementara salat Id terlaksana di 172 titik di Provinsi Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Papua, Klemens Taran, dalam kesempatan terpisah juga mengajak masyarakat menjadikan ibadah kurban sebagai wujud kepedulian sosial yang lebih luas.
“Mari kita jadikan kurban bukan hanya ibadah ritual semata, tetapi juga wujud tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian alam, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan kepedulian yang nyata kepada sesama,” katanya.
Ia berharap semangat Iduladha tahun ini dapat memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta kerukunan umat beragama di Papua, sejalan dengan tema Iduladha 1447 H yakni “Meneguhkan Spirit Kurban: Merawat Alam dan Kemanusiaan.”(Rilis)









