Jalan Sehat Bersama IAD Kejati Papua, Edukasi Kesehatan dan Pemberdayaan UMKM

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Papua memaknai kegiatan jalan sehat bukan sekadar olahraga rutin, melainkan sebagai ruang kebersamaan, edukasi kesehatan, sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi anggotanya. Melalui kegiatan yang digelar di kawasan Car Free Day Jayapura, IAD mengajak masyarakat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga.

Ketua IAD Wilayah Papua, Ny. Vinna Jefferdian, mengatakan kegiatan jogging dan jalan sehat tersebut sengaja dirancang untuk menanamkan pola hidup sehat di tengah masyarakat Papua, khususnya kaum ibu yang memiliki peran sentral dalam keluarga.

“Kami dari Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Papua mengadakan jogging bersama untuk belajar hidup sehat, menghirup udara segar, dan menjaga kebersamaan antaranggota,” ujar Vinna saat ditemui di sela kegiatan, Sabtu (31/1/2026).

Menurut Vinna, jalan sehat menjadi sarana sederhana namun efektif untuk mengajak masyarakat membiasakan diri beraktivitas fisik secara rutin. Dengan memilih lokasi Car Free Day, IAD berharap pesan hidup sehat dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan bazar UMKM binaan IAD Wilayah Papua. Berbagai produk hasil karya anggota dipamerkan dan dijual, mulai dari makanan rumahan hingga olahan makanan sehat yang dibuat secara mandiri.

“Kami juga menjual makanan sehat buatan anggota, salah satunya kacang hijau. Ini bagian dari upaya kami agar anggota tetap produktif dan kreatif,” kata Vinna.

Ia menjelaskan, pengembangan UMKM binaan telah menjadi bagian dari program kerja bidang ekonomi IAD dan telah berjalan cukup lama. Melalui bazar tersebut, IAD berupaya menciptakan ruang bagi anggotanya untuk belajar berwirausaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Undangan KKR beredar Luas, Pdt Yones Wenda klaim tak jelas dan imbau masyarakat lebih cermat

“Kami ingin hidup sehat bersama-sama, dan UMKM ini kami jalankan dengan harga yang lebih terjangkau. Harapannya, selain memperkuat kebersamaan, kegiatan ini juga bisa membantu ekonomi anggota,” ujarnya.

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Papua, Yedivia Rum, menilai kegiatan yang digelar IAD Wilayah Papua memiliki nilai strategis karena menggabungkan aspek kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, jalan sehat tersebut tidak hanya berdampak bagi internal organisasi, tetapi juga memberi contoh positif bagi masyarakat Kota Jayapura.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang jalan sehat, tetapi juga melibatkan UMKM binaan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini. Karena ini kegiatan ibu-ibu, maka pesan hidup sehat itu dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar,” kata Yedivia.

Ia menjelaskan, kegiatan di kawasan Car Free Day menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk menyadari bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan melalui aktivitas sederhana, seperti berjalan kaki secara rutin.

“Ini dimulai dari diri kita sendiri. Ibu-ibu memulai dari diri mereka, lalu mengajak masyarakat di Kota Jayapura untuk ikut menjaga kesehatan dengan jalan sehat,” ujarnya.

Yedivia juga menyoroti peran UMKM dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi. Bazar UMKM yang digelar memberikan ruang bagi anggota IAD untuk memasarkan produk sekaligus menghidupkan organisasi secara mandiri.

“Sebagai suami dan sebagai bapak-bapak, kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ibu-ibu ini. Kami berharap manfaatnya bisa dirasakan oleh internal organisasi dan juga masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Kejati Papua sita Uang Tunai dan alat berat dugaan korupsi Veneu aerosport Mimika

Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat, khususnya dalam mendorong ekonomi keluarga. Menurutnya, kreativitas dan kemauan untuk berusaha menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Jangan hanya diam, tetapi berpikir kreatif. Keterampilan tangan atau usaha kecil bisa menjadi tambahan penghasilan yang menopang kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Papua yang juga Asisten Pembinaan Kejati Papua, Efi Paulin Numberi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif IAD Wilayah Papua dalam menggelar kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ia menilai kolaborasi antara IAD dan PKK merupakan langkah strategis dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Papua, terutama dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Melalui IAD dan kolaborasi dengan PKK, kita berupaya melakukan yang terbaik untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan membentuk UMKM,” kata Efi.

Menurut Efi, kegiatan seperti jalan sehat dan bazar UMKM menjadi contoh konkret bagaimana organisasi masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan, dimulai dari lingkup keluarga hingga komunitas yang lebih luas. Ia berharap ke depan semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya serupa.

Dengan menggabungkan kampanye hidup sehat dan penguatan UMKM, IAD Wilayah Papua berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga secara berkelanjutan.(Redaksi)

Berita Terkait

Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP
Beras SPHP Dijual hingga Rp20 Ribu per Kg, Empat Pejabat Bulog Wamena Tersangka Korupsi
SPMB SMA Negeri 2 Jayapura Diserbu Pendaftar, Kuota Tersedia 432 Siswa
Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis
Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda
Baznas Kota Jayapura Salurkan Beasiswa, Cegah Anak Putus Sekolah
Ondofolo Waena Ajak Masyarakat Serahkan Persoalan Mama Yasinta kepada Proses Hukum
Papua Satukan Komitmen Ciptakan Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Berintegritas

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:36 WIB

Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:40 WIB

Beras SPHP Dijual hingga Rp20 Ribu per Kg, Empat Pejabat Bulog Wamena Tersangka Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:46 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Jayapura Diserbu Pendaftar, Kuota Tersedia 432 Siswa

Senin, 15 Juni 2026 - 06:26 WIB

Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:15 WIB

Baznas Kota Jayapura Salurkan Beasiswa, Cegah Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Papua, H. Musa Narwawan

Pemerintahan

Kloter UPG-27 Asal Papua Tiba di Makassar Sebanyak 391 Jemaah

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:17 WIB

Nasional

Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:36 WIB

Jangan Copy Ya