Kakanwil Kemenag Papua Dorong Percepatan Struktur di Papua Selatan dan Pegunungan

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua mendorong penyempurnaan struktur kelembagaan di Daerah Otonomi Baru (DOB) guna memastikan seluruh kebutuhan pelayanan keagamaan masyarakat terakomodasi dengan baik.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua Klemens Taran di Jayapura, Selasa (20/1/2026), mengatakan usulan penyempurnaan tersebut disampaikan dalam Rapat Harmonisasi Rancangan Peraturan Menteri Agama (RPMA) tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) Instansi Vertikal Kemenag yang digelar secara daring bersama KemenPANRB, Kemenkum, dan Kemensetneg.

“Dari tiga DOB di Papua, baru struktur Kemenag di Provinsi Papua Tengah yang telah mendapatkan persetujuan dari KemenPANRB. Kita bersyukur atas hal ini, dan berharap dua provinsi lainnya segera menyusul,” katanya.

Baca Juga :  Secara Daring BAN-PT lakukan Asesmen Lapangan Program Studi Psikologi UM Papua

Terkait struktur di Papua Tengah yang telah disetujui, Klemens memberikan catatan khusus karena belum adanya formasi untuk Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu dan Buddha.

Menurut dia, kehadiran Pembimas Hindu dan Buddha sangat krusial mengingat adanya kebutuhan penyelenggaraan layanan keagamaan bagi umat tersebut, khususnya di wilayah Kabupaten Nabire dan Kabupaten Mimika.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Asisten Deputi KemenPANRB yang memimpin rapat telah berkomitmen untuk mengakomodasi usulan daerah dalam penyempurnaan kebijakan ke depan.

Baca Juga :  Klemens Taran: WTP harga mati bagi Kementerian Agama Papua

KemenPANRB juga telah memberikan lampu hijau kepada Kanwil Kemenag Papua selaku provinsi induk untuk segera mengusulkan struktur kelembagaan bagi Provinsi Papua Selatan dan Papua Pegunungan, tanpa harus menunggu pembentukan Kepolisian Daerah (Polda) di wilayah tersebut.

“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Karena itu, kami diminta segera mengusulkan kembali struktur untuk Papua Selatan dan Papua Pegunungan agar operasional pelayanan dapat berjalan optimal sejak awal,” ujar Klemens.(Rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya