Kakanwil Papua Ingatkan Guru Agama, Moderasi Beragama Harus Dimulai dari Sekolah

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan.com, Jayapura,– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, S.Ag., menegaskan pentingnya peran guru agama sebagai agen moderasi beragama sekaligus teladan hidup sehat. Hal itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Moderasi Beragama dan Hidup Sehat bagi Guru Agama tingkat SMP/MTs/SMA/SMK/MA se-Kota Jayapura tahun 2025, di Aula Asrama Haji Jayapura, Selasa (19/8/2025).

Acara yang diikuti 75 guru agama tersebut ditandai dengan penabuhan tifa oleh Klemens, didampingi Kakanmenag Kota Jayapura Hj. Ani Matdoan, Sekretaris FKUB Kota Jayapura I Wayan Wira Adnyana, akademisi H. Idrus Alhamid, serta Ketua Panitia Muhammad Syaiful.

Dalam sambutannya, Klemens menyebut guru agama memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga figur keagamaan yang membentuk karakter spiritual peserta didik dan memberi teladan di masyarakat.

Baca Juga :  Kenaikan Pangkat Jadi Momentum Perkuat Pengabdian ASN Kemenag Jayapura

“Guru agama juga harus menjadi ujung tombak dalam menanamkan nilai toleransi, keseimbangan, dan kebijaksanaan dalam menyikapi perbedaan di Indonesia yang majemuk,” ujar Klemens.

Ia menambahkan, salah satu prioritas Kemenag dalam program Asta Protas adalah penguatan moderasi beragama. Moderasi, menurutnya, berarti setia pada ajaran agama masing-masing sekaligus menghormati perbedaan, bukan mencampuradukkan ajaran.

Selain itu, ia menekankan gaya hidup sehat sebagai syarat penting peningkatan kualitas pengajaran. “Pikiran yang jernih dan fisik yang bugar akan membuat guru lebih siap menjadi agen moderasi di sekolah maupun masyarakat, khususnya dalam menghadapi generasi Z,” ucapnya.

Baca Juga :  Tokoh Adat Papua Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu Kerusuhan Yalimo

Sementara itu, Sekretaris FKUB Kota Jayapura, I Wayan Wira Adnyana, menyoroti ancaman intoleransi, radikalisme, dan masalah sosial yang masih membayangi generasi muda, mulai dari perilaku menyimpang hingga penyalahgunaan lem aibon. Ia menekankan peran vital guru agama untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

“Bibit-bibit radikalisme masih ada dan perlu diwaspadai. Guru harus proaktif memetakan penyebab intoleransi agar bisa diatasi bersama,” kata Wira.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Komisi Perlindungan Anak Kota Jayapura, akademisi, serta pejabat Kemenag Kota Jayapura.

Berita Terkait

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Jayapura Ajak ASN Pisahkan Urusan Pribadi dan Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIB

Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya