Klemens Taran Tekankan Reformasi Layanan Digital dan Integritas ASN Kemenag Papua

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Kompas.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi layanan dan peningkatan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kanwil. Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi di halaman kantor Kanwil Kemenag Papua, Senin (29/9/2025).

Dalam arahannya, Klemens menekankan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran, yakni digitalisasi layanan publik, evaluasi kedisiplinan pegawai, dan penguatan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Mengacu pada arahan Menteri Agama terkait Asta Cita, khususnya poin digitalisasi layanan, maka mulai 1 Oktober seluruh surat yang bersifat umum harus dilakukan secara digital. Misalnya surat tugas dan administrasi umum lainnya, agar tercatat dalam jejak digital,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Papua perkuat peran penyuluh lewat "Kurikulum Cinta" dan EWS

Selain menyoroti layanan digital, Klemens juga menekankan pentingnya disiplin kerja, terutama bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan tenaga keamanan (security). Ia mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga ketepatan waktu hadir dan pulang kantor, serta memastikan keamanan lingkungan kerja tetap terjaga.

“P3K itu untuk meningkatkan kesejahteraan agar setara dengan yang lain, tetapi tanggung jawab tetap sama,” tegasnya.

Baca Juga :  Kakanwil: Pembentukan Satker Kemenag pada Tiga DOB, ASN diminta siap di relokaai

Lebih lanjut, Klemens mendorong seluruh tim di enam area perubahan untuk bekerja maksimal dalam upaya pembangunan zona integritas. Menurutnya, komitmen untuk berbenah merupakan langkah penting dalam membangun birokrasi yang bersih dan melayani.

“Kita harus berani mencoba masuk dalam zona integritas. Dari situ kita tahu kekurangan kita dan memperbaikinya. Kalau hanya mengeluh dari luar, kita tidak akan pernah maju,” katanya.

Apel pagi ditutup dengan doa bersama sesuai agama dan keyakinan masing-masing, sebelum seluruh pegawai kembali melanjutkan aktivitas pelayanan di unit kerja masing-masing.

Berita Terkait

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan
BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:16 WIB

100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya