Sentani,Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Papua dan BWI Kabupaten Jayapura berkomitmen memperkuat pengelolaan wakaf tanah makam untuk kebutuhan umat muslim di Kabupaten Jayapura.
Komitmen itu disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Senin (8/9/2025), yang turut melibatkan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).
Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua, Rita Wahyuningsih, mewakili Kakanwil menyebut penyediaan lahan makam tidak hanya sebatas kebutuhan fisik, tetapi juga bagian dari penguatan ukhuwah Islamiyah.
“Kehadiran kita di sini menunjukkan komitmen besar terhadap penguatan ukhuwah, peningkatan kualitas umat, serta kontribusi nyata dalam membangun kehidupan beragama yang rukun di Bumi Cenderawasih,” ujarnya.
Ketua BWI Papua, Idrus Al Hamid, menekankan pentingnya tata kelola wakaf yang transparan dan sesuai regulasi. Ia juga mendorong pengembangan wakaf produktif agar manfaatnya lebih luas bagi umat.
Sementara itu, Ketua BWI Kabupaten Jayapura, Tri Mulyadi, memaparkan lahan pemakaman muslim di wilayahnya semakin padat. Ia menyebut inisiatif pengadaan tanah makam telah dilakukan beberapa tahun terakhir, meski masih terdapat kekurangan.
“Lahan makam yang ada sudah tidak mencukupi. Karena itu, kami berupaya menggandeng BWI Provinsi dan Kanwil Kemenag Papua agar pengadaan tanah makam segera tuntas,” katanya.
Tri juga menambahkan pihaknya merencanakan pembangunan musala dan tempat istighosah di area makam, serta mengajak umat memperkuat kesadaran berwakaf demi kepentingan bersama.









