Penyeludupan hasil laut dan BBM ilegal di gagalkan TNI AL Jayapura di warnai aksi Kejar-kejaran hingga tembakan peringatan

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal X, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, M.Tr.Opsla., bersama tim Karantina, Imigrasi Jayapura, Polresta Jayapura dan Diskum Lantamal X Jayapura melakukan pres rilis upaya penyeledupan hasil laut dan BBM Ilegal.

Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal X, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, M.Tr.Opsla., bersama tim Karantina, Imigrasi Jayapura, Polresta Jayapura dan Diskum Lantamal X Jayapura melakukan pres rilis upaya penyeledupan hasil laut dan BBM Ilegal.

Papuaterdepan.com, Jayapura,- Tim Quick Response (SQR) Satrol Lantamal X Jayapura berhasil menganggalakan dua aksi penyelundupan lintas batas antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) diantaranya penyelundupan bahan bakar jenis Pertalite sebanyak 800 liter ke wilayah PNG, dan Penyelundupan hasil laut bernilai ekonomi tinggi dari PNG ke Indonesia berupa Sirip hiu seberat 35,8 kg, Gelembung ikan seberat 1,5 kg dan Teripang seberat 2,5 kg.

Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal X, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, M.Tr.Opsla., menunjukan barang bukti Gelembung ikan yang mempunyai nilai jual ekonomi tinggi.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) X, Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi, S.E., M.H., M.M., melalui perwakilannya Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal X, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, M.Tr.Opsla., mengatakan penangkapan ini pada 10 Juni 2025, Tim XQR Satrol Lantamal X yang menggunakan kapal patroli Patkamla Metu Debi III.10.23, melaksanakan patroli sektor dari Dermaga Satrol Lantamal X ke wilayah perairan perbatasan RI-PNG. Saat melintas di perairan Hamadi, tim mendeteksi secara visual satu unit longboat yang mencurigakan bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah Tanjung Jar.

Baca Juga :  BWI Super Apps: Transformasi Digital Wakaf Uang di Papua agar Lebih Transparan

“ Tim melakukan pengejaran dan tembakan peringatan dan berhasil menghentikan kapal cepat tersebut, dari hasil pemeriksaan ditemukan 1 orang WNI, 2 orang warga PNG tanpa identitas dengan Muatan 20 jerigen 35 liter, 3 jerigen 55 liter Pertalite, 1 unit TV, dan 6 unit HP, “ ujar Kolonel Laut (P) Dedy Obet, M.Tr.Opsla dalam keterangan pers di di Kantor Satrol Lantamal X, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (11/6/2025).

Lanjut Kolonel Obet,Pada 11 juni 2025, tim kembali mendeteksi longboat mencurigakan bergerak cepat dari arah Base-G menuju Hamadi. Setelah dilakukan pengejaran dan penghentian, dilakukan pemeriksaan awal didapatkan 1 orang WNI, 2 orang warga PNG tanpa identitas serta Barang bukti berupa sirip hiu 35,8 kg, gelembung ikan 1,5 kg, dan teripang 2,5 kg.

Baca Juga :  Soliditas TNI Diperkuat, Dankodaeral X Lakukan Courtesy Call ke Pangkodau III

Di tempat terpisah, Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi, S.E., M.H., M.M. menyampaikan Berdasarkan instruksi langsung dari KASAL, seluruh personel TNI AL diminta untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah dan menindak segala bentuk tindak pidana di laut, khususnya kegiatan ilegal seperti peredaran narkoba dan penyelundupan.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan menegakkan hukum di laut demi terwujudnya stabilitas keamanan di wilayah yurisdiksi nasional. Lantamal X Jayapura sebagai satuan kewilayahan TNI AL di ujung timur perbatasan RI-PNG, akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara.” ujar Danlantamal X Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi

Ia menambahkan Keberhasilan Ops Gakkumla-25 ini menjadi bukti konkret sinergi antara Lantamal X dan instansi lainnya dalam memberantas aktivitas ilegal di wilayah laut perbatasan, demi mewujudkan laut Indonesia yang aman dan tertib.**(Redaksi)

Berita Terkait

Papua Pegunungan Konsolidasikan Program Pendidikan Dasar dan Menengah
Situasi Yahukimo Memanas, Kepala Suku Minta Warga Tak Terprovokasi
Minta Maaf Sempat Bikin Gaduh, Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib
Dari Lahan Sempit ke Ruang Belajar Hijau, UM Papua Kembangkan Kebun Edukatif di Sekolah
Pulihkan Mental Warga Binaan, Kemenag Jayapura Gelar Bimbingan Spiritual di Lapas Abepura
Konsolidasi Pendidikan Se-Papua 2026, Uji Komitmen Pemerataan dan Sinkronisasi Program
Perkuat Kerukunan, Kepala Kemenag Jayapura Bekali Penyuluh Agama Materi Moderasi Beragama
Kemenag Kota Jayapura Hadiri Pembukaan Festival Imlek 2577, Dorong Moderasi Beragama

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:51 WIB

Papua Pegunungan Konsolidasikan Program Pendidikan Dasar dan Menengah

Senin, 2 Maret 2026 - 16:45 WIB

Situasi Yahukimo Memanas, Kepala Suku Minta Warga Tak Terprovokasi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:25 WIB

Minta Maaf Sempat Bikin Gaduh, Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:34 WIB

Dari Lahan Sempit ke Ruang Belajar Hijau, UM Papua Kembangkan Kebun Edukatif di Sekolah

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:41 WIB

Konsolidasi Pendidikan Se-Papua 2026, Uji Komitmen Pemerataan dan Sinkronisasi Program

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya