Maulid Nabi, Menag ajak umat jaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman

- Redaksi

Minggu, 15 September 2024 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas /istimewa

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas /istimewa

papuaterdepam.com, Jakarta – Umat Islam tengah memperingati hari lahir atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Maulid bukan hanya momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW tetapi juga menghayati ajaran-ajaran luhur yang disampaikan.

Menurutnya, Rasulullah SAW adalah teladan sempurna dalam berbagai aspek kehidupan, baik sebagai hamba Allah, pemimpin umat, hingga sebagai negarawan yang membangun masyarakat Madinah dengan prinsip keadilan, toleransi, dan kasih sayang.

“Peringatan Maulid Nabi SAW mengandung makna yang dalam bagi Indonesia. Sosok Rasulullah mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman,” tegas Menag, Minggu (15/9/2024).

Rasulullah mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah halangan untuk hidup berdampingan, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan dihormati. Di Madinah, lannjut Menag, Rasulullah membangun masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku dan agama.

“Sudah seharusnya, kita terus berupaya menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang rukun, damai, dan berkeadilan. Sebagai bangsa yang beragam, kita harus terus mengamalkan moderasi beragama agar tercipta kehidupan yang harmonis dan saling menghargai. Inilah kunci dari kebersamaan dan perdamaian yang berkelanjutan,” pesan Menag.

Baca Juga :  Klemens Taran: WTP harga mati bagi Kementerian Agama Papua

“Mari, jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam meneladani akhlak Rasulullah, baik dalam hubungan kita dengan Allah, hubungan antarsesama manusia, maupun dalam menjaga bangsa dan negara,” lanjutnya.

“Melalui peringatan ini, semoga kita dapat terus meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dan mengaplikasikan ajaran-ajaran beliau dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.**(Rilis Humas Kemenag)

papuaterdepam.com, Jakarta – Umat Islam tengah memperingati hari lahir atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Maulid bukan hanya momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW tetapi juga menghayati ajaran-ajaran luhur yang disampaikan.

Menurutnya, Rasulullah SAW adalah teladan sempurna dalam berbagai aspek kehidupan, baik sebagai hamba Allah, pemimpin umat, hingga sebagai negarawan yang membangun masyarakat Madinah dengan prinsip keadilan, toleransi, dan kasih sayang.

“Peringatan Maulid Nabi SAW mengandung makna yang dalam bagi Indonesia. Sosok Rasulullah mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman,” tegas Menag, Minggu (15/9/2024).

Baca Juga :  Dua MAN Insan Cendekia Masuk Ekosistem Sekolah Garuda, Pendidikan Madrasah Makin Kompetitif

Rasulullah mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah halangan untuk hidup berdampingan, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan dihormati. Di Madinah, lannjut Menag, Rasulullah membangun masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku dan agama.

“Sudah seharusnya, kita terus berupaya menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang rukun, damai, dan berkeadilan. Sebagai bangsa yang beragam, kita harus terus mengamalkan moderasi beragama agar tercipta kehidupan yang harmonis dan saling menghargai. Inilah kunci dari kebersamaan dan perdamaian yang berkelanjutan,” pesan Menag.

“Mari, jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam meneladani akhlak Rasulullah, baik dalam hubungan kita dengan Allah, hubungan antarsesama manusia, maupun dalam menjaga bangsa dan negara,” lanjutnya.

“Melalui peringatan ini, semoga kita dapat terus meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dan mengaplikasikan ajaran-ajaran beliau dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.**(Rilis Humas Kemenag)

Berita Terkait

Hari Tani Nasional, Bagaiserwar Gerakkan Masyarakat Perkuat Pangan Lokal
Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga
Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama
Keondofoloan Waena Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan
Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa
Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:53 WIB

Hari Tani Nasional, Bagaiserwar Gerakkan Masyarakat Perkuat Pangan Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 14:40 WIB

Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 11:29 WIB

Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Keondofoloan Waena Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya