Menteri Bahlil investasi di Raja Ampat tetap menjaga pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan

- Redaksi

Minggu, 8 Juni 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,Raja Ampat-Pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan strategis seperti Raja Ampat.

Langkah penghentian sementara kegiatan tambang oleh PT Gag Nikel menjadi sinyal bahwa setiap investasi harus tunduk pada prinsip keberlanjutan dan perlindungan ekologis.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tidak mengambil risiko dalam pengelolaan sumber daya alam di wilayah sensitif. “

“Meski tambang berada jauh dari kawasan wisata utama, kami tetap melakukan verifikasi di lapangan agar tidak ada celah bagi kerusakan lingkungan,” ujar Bahlil Lahadalia, Minggu, (8/6/2025).

Verifikasi dan evaluasi izin usaha pertambangan dilakukan secara menyeluruh. Langkah ini bukan bentuk penolakan investasi, tetapi upaya menciptakan iklim investasi yang sehat dan bertanggung jawab. Pemerintah menyelaraskan kontribusi sektor tambang terhadap ekonomi nasional dengan upaya perlindungan keanekaragaman hayati secara berimbang.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat sebut pengeloaan tambang nikel buka lapangan kerja di Papua Barat

Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa pendekatan pemerintah bersifat preventif dan solutif. Kami siap mencabut izin usaha jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan,” tegas Hanif Faisol Nurofiq.

Langkah tersebut mencerminkan keseriusan dalam memperbaiki tata kelola perizinan, serta mencegah dampak jangka panjang terhadap wilayah yang memiliki daya dukung terbatas seperti Pulau Gag. Dengan mempertimbangkan karakteristik lokal, evaluasi izin menjadi wujud adaptasi kebijakan terhadap kebutuhan kawasan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut menyoroti pentingnya mempertahankan kekayaan budaya dan keindahan alam Raja Ampat dari potensi kerusakan akibat aktivitas industri.

Baca Juga :  Tiga Pilar utama majukan Universitas Muhammadiyah Papua

“Pemerintah berkomitmen memastikan bahwa situs sejarah dan lanskap alam tetap terlindungi dalam setiap aktivitas investasi,” tambah Fadli Zon.

Koordinasi lintas kementerian dan pendekatan partisipatif memperkuat legitimasi kebijakan yang diambil. Pemerintah memastikan bahwa keputusan ini bukan hanya respons terhadap tekanan publik, melainkan bagian dari arah pembangunan nasional yang berbasis etika lingkungan.

Dengan langkah ini, pemerintah tidak hanya menjaga warisan ekologi, tetapi juga menciptakan fondasi yang kokoh bagi investasi jangka panjang yang lebih beretika dan berkelanjutan. Raja Ampat pun tetap menjadi simbol harmoni antara alam dan pembangunan.**(Rilis)

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional
Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua
Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama
HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat
Kemenag Papua Ikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Pagu Minus TA 2025
Kemenag Papua Himpun Rp 150 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut
Jelang Purna Tugas, Kabid Pendis Papua Tekankan Harmoni dan Disiplin Laporan Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:43 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:34 WIB

Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:27 WIB

Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:03 WIB

Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:46 WIB

HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya