Pendeta Yonas Wenda Nilai Peran Polri Penting bagi Keamanan dan Kedamaian Papua

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Tokoh agama di Tanah Papua, Pendeta Yonas Wenda, menegaskan pentingnya peran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Papua. Ia menilai stabilitas keamanan menjadi fondasi utama bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan saling menghargai.

Pendeta Yonas, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Sinode Gereja Injili di Indonesia (KINGMI) di Tanah Papua, menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah Polri dalam penegakan hukum, termasuk upaya menghadapi aksi kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata.

“Sebagai tokoh agama, saya menolak segala bentuk kekerasan. Saya juga mendukung upaya Polri, khususnya Polda Papua, dalam menjaga toleransi, persatuan, dan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Yonas saat ditemui di Jayapura, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  Konsolidasi Pendidikan Se-Papua 2026, Uji Komitmen Pemerataan dan Sinkronisasi Program

Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang serta mendukung proses pembangunan di Papua. Ia mengapresiasi kehadiran aparat kepolisian yang terus berupaya menciptakan rasa aman melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat.

Yonas berharap Polri tetap mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis dalam menjalankan tugasnya, sehingga hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terjalin dengan baik. Ia menilai kepercayaan publik merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan jangka panjang.

Selain menyoroti isu keamanan, Pendeta Yonas juga menanggapi wacana yang berkembang terkait kemungkinan penempatan Polri di bawah kementerian tertentu. Ia berpandangan bahwa gagasan tersebut tidak sejalan dengan semangat reformasi yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade.

Baca Juga :  Kemenag Papua Gandeng RRI Jayapura Matangkan Jadwal Siaran Keagamaan Kristen

“Saya mendukung agar Polri tetap berada langsung di bawah Presiden. Struktur ini penting untuk menjaga independensi dan profesionalisme institusi kepolisian,” katanya.

Ia menambahkan, setiap persoalan yang muncul di tubuh institusi negara, baik Polri, TNI, maupun lembaga pemerintahan lainnya, seharusnya diselesaikan melalui pembenahan internal dan penguatan sistem, bukan dengan perubahan kelembagaan yang berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Pendeta Yonas juga mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk berperan aktif menjaga kedamaian dengan menolak kekerasan dan mengedepankan dialog. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga.

“Papua yang damai hanya bisa terwujud jika kita semua berkomitmen menjaga persatuan dan saling menghormati,” ujarnya.

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya