Tertinggi dalam 11 Tahun, Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Tembus Angka 77,89

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, papuaterdepan.com– Kementerian Agama (Kemenag) merilis hasil Survei Evaluasi Kerukunan Umat Beragama (KUB) Tahun 2025. Hasilnya menggembirakan, Indeks KUB nasional mencapai skor 77,89, angka tertinggi yang pernah tercatat sejak survei ini rutin dilakukan pada 2015.

Capaian ini diumumkan dalam acara Refleksi 2025 dan Proyeksi 2026 bertajuk Toward a Loving Future Ummah di Jakarta, Selasa (22/12/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, serta jajaran pejabat eselon I dan II.

Agama Sebagai Kompas Moral

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kenaikan indeks ini bukan sekadar statistik, melainkan panggilan moral. Ia mengingatkan agar agama tidak berhenti pada simbol dan ritual semata.

“Agama tidak boleh berhenti pada simbol dan ritual. Ia harus menjadi penuntun etis—kompas moral—yang memberi arah di tengah disrupsi sosial, teknologi, dan budaya,” ujar Menag.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin ucapkan selamat Natal bagi umat Kristiani

Menurutnya, agama harus hadir membimbing umat dalam menghadapi perubahan zaman yang kian cepat, menjaga toleransi, dan memperkuat kohesi sosial.

Dimensi Toleransi Jadi Penopang Utama

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, memaparkan detail survei yang bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia (UI) ini.

“Berdasarkan hasil pengukuran nasional, Indeks KUB Tahun 2025 tercatat sebesar 77,89 dan berada dalam kategori tinggi. Ini skor tertinggi dalam rentang 11 tahun terakhir,” terang Ali Ramdhani.

Survei ini mengukur tiga indikator utama:

Toleransi: Skor 88,82 (Sangat Tinggi) – Menjadi penopang terkuat kerukunan.

Kesetaraan: Skor 79,35 (Tinggi).

Kebersamaan: Skor 65,49 (Sedang) – Masih memerlukan penguatan, khususnya partisipasi lintas komunitas.

Survei dilakukan pada September–November 2025 melibatkan 13.836 responden di seluruh Indonesia dengan margin of error ±0.83%.

Baca Juga :  Biaya Haji 2025 Turun, Kemenag Dapat 221.000 kuota Jemaah Haji

Tren Positif Indeks Kesalehan

Selain IKUB, Kemenag juga merilis Indeks Kesalehan Umat Beragama (IKsUB) 2025 yang mencatat skor 84,61 (Sangat Tinggi). Indeks ini mengukur dua dimensi:

Kesalehan Individual (Spiritual, Ritual): 87,21

Kesalehan Sosial (Solidaritas, Etika, Lingkungan): 82,00

Tren kesalehan sosial juga menunjukkan grafik positif dari tahun ke tahun, menegaskan bahwa umat beragama di Indonesia semakin peduli pada lingkungan sosialnya.

Kebijakan Berbasis Data

Ali Ramdhani menambahkan bahwa rilis data ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag untuk menyusun kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

“Sesuai arahan Bapak Menteri Agama, kita ingin ke depan seluruh program Kemenag disusun berdasarkan data. Melalui indeks-indeks ini, kita menakar sejauh mana layanan dan kebijakan keagamaan benar-benar berdampak bagi umat,” pungkasnya.(RILIS)

Berita Terkait

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Senin, 20 Juli 2026 - 06:44 WIB

Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:21 WIB

Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya