JAYAPURA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menggelar upacara bendera memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 di halaman kantor setempat, Senin (10/11/2025). Upacara berlangsung khidmat dipimpin oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu, I Wayan Wira Adnyana, selaku inspektur upacara.
Dalam amanatnya, I Wayan Wira Adnyana membacakan pesan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf. Ia menekankan bahwa medan perjuangan bangsa saat ini telah bertransformasi. Jika dahulu pahlawan berjuang mengangkat senjata, kini Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut berjuang melalui pelayanan prima.
“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan dedikasi. Membela yang lemah dan memperjuangkan keadilan harus terus menjadi nilai ASN Kementerian Agama,” ujar Wira mengutip pesan Mensos.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pahlawan bukan sekadar nama di batu nisan, melainkan cahaya inspirasi. Nilai kesabaran, visi jauh ke depan, dan semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya harus menjadi landasan moral ASN dalam mengisi kemerdekaan.
Penghargaan Pegawai Teladan
Suasana upacara semakin bermakna dengan adanya penyerahan penghargaan “Role Model of The Month” untuk periode Oktober 2025. Penghargaan bergengsi di lingkungan internal ini diberikan kepada Sri Maryati, S.Ag., M.M.
Sri Maryati dinobatkan sebagai pegawai teladan setelah meraih indeks skor kinerja 4,64 dengan predikat “Baik”. Apresiasi ini diberikan atas konsistensi integritas, dedikasi, dan tanggung jawabnya dalam mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Bangun Jiwa dan Raga
Menutup amanatnya, Pembimas Hindu memberikan pesan reflektif kepada seluruh peserta upacara. Ia meminta jajaran Kemenag Papua untuk terus melakukan introspeksi dan inovasi.
“Mari kita lanjutkan perjuangan dengan semangat membangun jiwa dan raga. Jika jiwa kita sehat, maka semangat perjuangan akan terus hidup. Jangan pernah lengah, kemerdekaan belum selesai. Kita harus terus berkontribusi melalui kinerja terbaik,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa.(Rilis)








