Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura terus menegaskan komitmennya dalam menjalin kolaborasi dan sinergi lintas sektoral yang solid. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik, Silvester Boy Refra, S.Ag., yang bertindak mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kamis (23/04/2026).
Acara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan di Aula Lapas Kelas IIA Abepura tersebut menjadi momentum penting bagi instansi pemasyarakatan di wilayah Jayapura. Prosesi ini menandai peralihan tongkat komando kepemimpinan dari pejabat lama, Badarudin, A.Md.IP., S.H.I., kepada figur pemimpin baru, Edy Susetyo, A.Md.IP., S.Sos., M.M.
Rangkaian acara inti diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan memori jabatan. Momen sakral yang menandai berpindahnya tanggung jawab pembinaan dan pengamanan ribuan warga binaan ini disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM / Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Provinsi Papua beserta jajaran tamu undangan lainnya.
Kilas Balik dan Pesan Perpisahan Pejabat Lama
Dalam sesi sambutan perpisahan yang menyentuh hati, Badarudin memaparkan kilas balik perjalanan tugasnya memimpin Lapas Kelas IIA Abepura. Beliau telah menakhodai lembaga pemasyarakatan tersebut selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan, terhitung sejak resmi dilantik pada 29 Agustus 2024 silam.
Badarudin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran petugas Lapas dan mitra kerja yang telah mendukungnya selama ini. Ia juga menekankan bahwa dinamika mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang sangat lumrah dalam tubuh organisasi pemerintahan.
“Mutasi jabatan merupakan bagian penting dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi. Tujuannya tidak lain agar roda pengabdian kepada bangsa dan negara dapat terus berputar secara optimal,” tuturnya.
Komitmen Kepemimpinan Baru
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Abepura yang baru, Edy Susetyo, dalam pidato perdananya menegaskan komitmen kuat untuk segera beradaptasi dan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Ia berjanji akan mempertahankan dan meningkatkan program-program pembinaan yang telah diletakkan fondasinya dengan sangat baik oleh pendahulunya.
Dengan sikap rendah hati, Edy Susetyo yang secara usia lebih senior dibandingkan pejabat lama, tetap memberikan penghormatan dan apresiasi yang tinggi kepada Badarudin atas segala dedikasi dan kerja keras yang telah diwariskan.
“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program unggulan Bapak Badarudin. Hal-hal baik yang sudah berjalan akan kami pertahankan, dan bersama-sama kita akan berinovasi untuk membawa Lapas Abepura menjadi lebih baik lagi,” tegas Edy.
Peran Krusial Kemenag dalam Pembinaan Spiritual
Kehadiran Silvester Boy Refra sebagai perwakilan Kemenag Kota Jayapura dalam acara ini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan menjadi bukti nyata betapa harmonisnya koordinasi lintas sektor di wilayah Kota Jayapura.
Kemenag memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat krusial di dalam lingkungan pemasyarakatan, khususnya terkait pembinaan mental dan spiritual bagi para warga binaan. Bimbingan keagamaan yang rutin diberikan oleh para penyuluh Kemenag diharapkan mampu memulihkan kondisi mental, menanamkan nilai-nilai moral, dan mempersiapkan warga binaan agar kelak dapat kembali diterima dengan baik di tengah masyarakat.
Sinergi yang telah terjalin kuat antara Kemenag Kota Jayapura dan Lapas Kelas IIA Abepura ini diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin bersinergi dengan visi serta misi kepemimpinan Kalapas yang baru ke depannya.(Rilis)









