Satrol X Jayapura tangkap 5 terduga pelaku bawa 825 BBM ilegal ke PNG

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut (P) Dedy Obet saat memberikan keterangan pers.

Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut (P) Dedy Obet saat memberikan keterangan pers.

Papuaterdepan.com,Jayapura,- Tim Quick Response (SQR) Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal X Jayapura kembali menggagalkan upaya penyelundupan 825 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang diduga akan dijual ke Papua Nugini dan menangkap lima terduga pelaku yang dua diantaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Papua Nugini.

Operasi keamanan di perairan laut Jayapura pada Kamis (12/6) sebagai bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan keamanan maritim di wilayah tersebut.

TNI Angkatan Laut juga mengamankan barang bukti bernilai puluhan juta rupiah, aparat juga menangkap lima orang terduga pelaku, di mana dua di antaranya merupakan warga negara asing asal Papua Nugini. Para pelaku beserta barang bukti telah dikawal ke Satrol Lantamal X Jayapura untuk diserahkan ke pihak Imigrasi Jayapura.

Baca Juga :  Serda Jono Prajurit Satrol Lantamal X juari kejuaraan Body Contest

Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, mengatakan penangkapan bermula disaat Tim SQR melaksanakan patroli rutin yang melihat kapal cepat melintas dari Kota Jayapura menuju perbatasan Papua Nugini. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan BBM ilegal yang diduga akan diselundupkan.

“Kami terus meningkatkan pengawasan di wilayah perairan Jayapura guna memastikan keamanan dan ketertiban laut,” ucap Kolonel Dedy Obet di temui awak media di Jayapura, Jumat (13/6/2025).

Baca Juga :  Kemenag Papua Cetak ASN Komunikatif dan Profesional Lewat Pelatihan Public Speaking

Lanjut kelima pelaku berinsial yakni AI,RT JKI dan dua warga PNG berinisal GT AT, yang ditangkap akan diserahkan kepada Imigrasi Jayapura untuk pengembangan penyelidikan,sedangkan tiga Warga Negara Indonesia tidak ditahan.

“ Langkan tegas ini menunjukkan komitmen Lantamal X Jayapura dalam memberantas penyelundupan dan memastikan stabilitas wilayah perairan Indonesia, terutama yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.**(Rilis)

Berita Terkait

Kemdikdasmen Gandeng LKP Cia Cetak Tenaga Kecantikan Profesional untuk Kurangi Pengangguran di Papua
Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat
Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi
Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua
BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha
BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat
Nobar Pancasila di Skouw Sae, Ondoafi Serukan Dukungan bagi Program Pemerintah
SMP Negeri 9 Jayapura Terapkan Ujian Berbasis CBT untuk Latih Siswa Hadapi AKM

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:18 WIB

Kemdikdasmen Gandeng LKP Cia Cetak Tenaga Kecantikan Profesional untuk Kurangi Pengangguran di Papua

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:04 WIB

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:24 WIB

Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:10 WIB

BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya